Writer: Wahyu Hidayat
TVRINews, Surabaya
Bhayangkara Presisi Indonesia mencatatkan hasil positif dalam ajang Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 2023/2024 U-16, U-18, dan U-20.
Tergabung dalam Grup C bersama Persebaya, Persik Kediri, Bali United, PSM Makassar dan Madura United. Format kompetisi ini seluruh tim akan bertemu masing-masing sebanyak empat pertandingan dengan sistem home dan away.
Dengan permainan karakter menyerang Usia 16 unggul 2-0 yang di cetak oleh Jabir menit 42 dan gol Bunuhdiri Persik Kediri Alfonda sevariano menit 48. Pada usia 18 unggul dengan skor 4-0 yang di cetak oleh Evan Anwar menit 17, Muhammad musadewa menit 31 dan 46 dan Billah Alqalaby Sulaiman menit 70.
Baca Juga: Proyek SP1 diperkirakan Tidak Siap Tepat Waktu, Ini Penyebabnya
Bhayangkara Presisi Indonesia U-20 akhirnya meraih poin penuh dg skor 4-0 di cetak Ferre Murari menit 5, Ahmat Fahrul Aditia menit 12 dan Rano Jutati Karenano menit ke 34 dan Dio Rizky menit 71 dengan tendangan pinalty pada Sabtu, 28 OKtober kemarin.
Kembali Laga pertama Bhayangkara Presisi Indonesia mengawali permainan cukup bagus melawan Persik Kediri, menunjukkan permainan sportifitas dan menghibur penonton yg ada di Stadion Jenggolo Sidoarjo.
Laga kedua, Bhayangkara Presisi Indonesia usia 16 kembali menunjukkan keperkasaannya dengan mengunci kemenangan, usia 16 kembali unggul dengan skor telak 4-0, usia 18 juga menorehkan hasil positif dengan skor 3-1, usia 20 tahun ini masih tetap menunjukkan kualitas permainannya dengan skor akhir 3-1.
Affair Manager Yongky Pandu Pamungkas Bhayangkara Presisi Indonesia mengatakan binaan tim sendiri yang terlihat menonjol di usia 20 tahun saat ini di nahkodai mantan pemain Timnas Indonesia Yusuf Ekodono.
"Untuk sementara Bhayangkara Presisi Indonesia menempati peringkat satu di kompetisi EPA Liga 1 2023/2024. Pada kompetisi EPA Liga 1 ini harus bisa menunjukkan pertandingan yang fair dan sportif, karena secara otomatis kompetisi pembinaan ini akan memberikan contoh kepada pembinaan sepakbola Indonesia usia dini biar bisa berkembang yg lebih baik," ujar Yongky.
PSSI sendiri keliling di setiap pertandingan yang harus diperhatikan adalah perangkat perangkat pertandingannya, bersertifikasi. PSSI harus tegas memberikan aturan dan hukuman seandainya melakukan kesalahan yang fatal.
Yongky Pandu Pamungkas manager Bhayangkara Presisi Indonesia cukup puas dengan binaan anak didiknya selama ini karena yang diajarkan kepada anak didiknya tidak hanya sepakbola tetapi juga di ajarkan bagaimana beretika yang baik, cara bertutur kata dan sikap yang baik.
Oleh karena Itu semua bagian dari melatih mental para pemain supaya tidak muda emosi. Serta menginstruksikan para pelatih untuk memperbaiki setiap kekurangan dalam permainan timnya. Selain itu juga harus menunjukkan kemampuan dalam berkompetisi resmi yang baik supaya bisa menjadi yang terbaik.
Lanjutan kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 pada 4-5 November mendatang Bhayangkara Presisi Indonesia akan bertandang menuju Stadion Madura United Training Ground (Pemaekasan) yang bakal menghadapi Madura United.
Baca Juga: Busana Daur Ulang Sampah Warnai Hari Sumpah Pemuda Di SMK Floras Focolodorawe
Editor: Redaktur TVRINews
