Penulis: Andika Adi Saputra
TVRINews, Kabupaten Pasaman Barat
Kerusakan bahu jalan akibat gerusan Sungai Batang Mandiangin di Lubuak Puta, Sumatera Barat, semakin mengkhawatirkan. Kerusakan semakin parah saat debit air atau pasang naik dan menghantam tebing.
Zafriyal salah seorang warga Lubuak Puta merasa khawatir akan kondisi ini, Keadaan ini semakin mengkhawatirkan terutama saat malam tiba, karena daerah tersebut tidak ada penerangan jalan, sehingga rawan saat melintas.
Peristiwa itu sudah dilaporkan kepada Balai Wilayah Sungai, karena kondisi ini sangat mendesak dan mengancam kelangsungan hidup ribuan warga Mandiangin dan sekitarnya.
Baca Juga: BPBD Simeulue Tetapkan Masa Tanggap Darurat Selama Tujuh Hari
“Kami sangat berharap Pemerintah Provinsi dan Balai Wilayah Sungai bergerak cepat, karena akses jalan sangat penting. Karena jika banjir datang jalan semakin rusak dan mobilisasi terganggu, akibatnya hasil laut dan bumi tidak bisa dijual” harap Zafriyal Jum’at, 6 Oktober 2023.
Zafriyal turut menyampaikan bahwa gerusan aliran Batang Mandiangin sudah merusak jalan utama di daerah Lubuak Puta. Jika terus dibiarkan, daerah ini akan terisolasi serta sangat mengganggu mobilisasi ribuan warga.
Bagian tebing serta aspal jalan terban sehingga masuk kedalam aliran sungai, bahkan untuk kendaraan roda 4 harus melebar keluar jalan agar tetap bisa melintas.
Pihak Nagari khawatir kondisi jalan memakan korban jiwa. Karena ratusan kendaraan melintas di daerah Mandiangin dan sekitarnya, termasuk kendaraan pengangkut barang.
Sementara itu Wali Nagari Katiagan, Endang Putra mengaku Nagari sudah mengusulkan proposal penanganan kepada provinsi dalam menindaklanjuti hal tersebut.
“Upaya pemacangan yang pernah dilakukan juga tidak sanggup menahan hantaman tebing dan arus air, sehingga membutuhkan dana besar” ujar Endang Putra.
Baca Juga: Kebakaran Lahan Melanda Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan: Lebih dari 450 Kejadian Tercatat
Editor: Redaktur TVRINews
