Penulis: Andi Syam
TVRINews, Kabupaten Banjar
Kebakaran lahan yang terus terjadi sepanjang status siaga darurat karhutla yang ditetapkan mulai dari 1 Juli sampai 31 Oktober 2023 di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, telah mencatat lebih dari 450 kejadian.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar telah mencatat bahwa total luas lahan yang telah terbakar di wilayah ini dari bulan Juli hingga awal Oktober mencapai 640 hektar. Kebakaran lahan terjadi setiap hari di wilayah-wilayah yang telah diidentifikasi sebagai rawan karhutla, termasuk Kecamatan Gambut, Martapura Barat, Cinta Puri Darussalam, dan Beruntung Baru.
“Untuk kegiatan penanganan karhutla, kita masih dalam status siaga darurat mulai dari 1 Juli sampai 31 Oktober. Sampai di tanggal 1 Oktober ini, untuk wilayah kabupaten banjar yang kita tangani sudah ada 453 Kejadian dengan luas total 641,96 hektar.” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kab. Banjar, Yayan Daryanto, Jumat, 6 Oktober 2023.
Status siaga darurat karhutla di Kabupaten Banjar telah diberlakukan sejak awal Juli dan diperpanjang hingga akhir bulan ini. Meskipun intensitas kebakaran lahan meningkat belakangan ini, pemerintah daerah belum berencana untuk meningkatkan status menjadi tanggap darurat.
Kondisi ini memerlukan perhatian serius dalam upaya pengendalian dan pencegahan kebakaran lahan di Kabupaten Banjar, mengingat dampak yang dapat merugikan masyarakat dan lingkungan.
Baca Juga: Limbah Serbuk Pabrik Cemari Lingkungan, Ratusan Warga Protes
Editor: Redaktur TVRINews
