Writer: Hari Sukemi
TVRINews, Jombang
Sejak dini anak-anak dari Taman Kanak-kanak di Kabupaten Jombang mulai diperkenalkan bagaimana cara mencintai warisan budaya bangsa.
Patut diapresiasi para guru di salah satu Tempat Pendidikan Usia Dini ini mengajak siswa-siswinya untuk belajar membatik colet. Tepatnya di sentra membatik di Desa Jatipelem Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Mereka sangat antusias melihat dan mempraktikkan langsung bagaimana membatik. Dengan peralatan batik tradisional antara lain kain putih, cairan malam dan canting, anak-anak tekun membatik dengan motif yang diinginkan. Mereka membatik mulai dari awal yakni hingga proses finishing.
Tak ketinggalan para guru juga ikut belajar membatik colet hingga diperkenalkan batik khas Jombang dengan ragam jenis yakni Motif Candi Ngrimbi, Ringin Contong, Kebo Kicak, Bunga Mawar dan lain-lain.
Baca juga: Perang Terhadap Narkoba, Pangdam XII/Tanjungpura Musnahkan Puluhan Kilogram Narkoba
"Membatik adalah proses kreatifitas tanpa batas, diperlukan ketelatenan dan kesabaran. Kita wajib memberikan edukasi bahwa membatik adalah sebuah ketrampilan yang mengasah kreatifitas." Disampaikan Pengrajin Batik Colet, Selasa, 3 Oktober 2023.
Batik colet harus dikenalkan kepada generasi penerus di Kabupaten Jombang agar mereka memahami kekayaan budayanya.
"Kegiatan ini juga sebagai rangkaian Hari Batik Nasional tahun 2023 yang jatuh pada tanggal 2 Oktober kemarin, dengan mengetahui langsung proses membatik, anak-anak akan paham dan semakin mencintai batik Indonesia khususnya yang berasal dari Jombang." Urai Fifiatin Zulaiha, Guru pendamping.
Diharapkan dengan kegiatan ini semakin menghargai warisan budaya yakni batik asli dari masing-masing daerah dengan motif, corak dan ciri khas yang berbeda. Batik colet sendiri adalah teknik menorehkan warna pada kain secara langsung menggunakan kuas. Memerlukan seni kreatif yang tinggi.
Editor: Rina Hapsari
