Penulis: Freddy Ladi
TVRINews, Sumba Barat Daya
OMK Sankeme Wanno Gaspar, sebuah kelompok Orang Muda Katolik yang peduli dengan lingkungan, telah melakukan tindakan berarti dengan melakukan pembersihan sepanjang jalan utama negara di kawasan hutan Watu Bolo, Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD). Lebih dari puluhan anggota OMK dari sembilan stasi yang berbeda, termasuk Stasi Santo Alfonsus Likku dan Stasi Maria Magdalena Elo Lara Paroki Elopada serta Stasi Santo Klemens Katama We'e Paroki Santo Petrus dan Paulus Waikabubak, bergabung dalam aksi pembersihan ini.
"OMK Sankeme merupakan gabungan dari sembilan stasi dianntaranya, Stasi Santo Alfonsus Likku dan Stasi Maria Magdalena Elo Lara Paroki Elopada. Sedangkan Stasi Santo Klemens Katama We'e Paroki Santo Petrus dan Paulus Waikabubak" tutur Pater Noverius kepada TVRINews.
Pater Noverius Tse, CSsr, yang ditemui saat tengah mengumpulkan sampah, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan kelanjutan dari upaya yang dimulai pada tahun 2021, yaitu membersihkan kompleks hutan Watu Bolo. Kegiatan ini sesuai dengan tema OMK Keuskupan Weetebula yang menekankan pada cinta terhadap lingkungan dan kemanusiaan. Dengan melakukan kerja bakti ini pada tanggal 13 Agustus 2023, OMK Sankeme berupaya mengamalkan cinta terhadap lingkungan dalam bentuk konkret.
Baca juga: Nelayan Lombok Minta Pemerintah Beri Solusi Berkelanjutan Dan Kaji Ulang Larangan Tangkap Benur
"Tema OMK Keuskupan Weetebula yang berpusat pada cinta akan lingkungan hidup dan kemanusiaan. Salah satu bentuk akan cinta lingkungan maka kami melakukan kegiatan kerja bakti bersama hari ini, Minggu 13 agustus 2023".
Pater Noverius Tse, CSsr, berharap bahwa kegiatan ini akan menginspirasi lebih banyak orang untuk turut peduli dan mencintai lingkungan. Khususnya, bagi warga di sekitar hutan Watu Bolo, dia berharap agar mereka lebih memperhatikan kebersihan lingkungan dan hidup bersih. Ia mengajak tidak hanya orang muda, tetapi juga seluruh masyarakat di daerah tersebut untuk terlibat dalam usaha menjaga kebersihan dan mencintai lingkungan hidup. Dengan langkah ini, OMK Sankeme Wanno Gaspar berharap dapat memberikan dampak positif yang lebih besar bagi lingkungan dan komunitas setempat.
"Kita berharap bahwa dengan membuat kegiatan ini semakin banyak orang turut ikut peduli dan cinta akan lingkungan. Secara khusus bagi warga sekitar hutan Watu Bolo secara khusus agar pemberhatikan kebersihan lingkungan dan mencintai hidup bersih. Maka dari itu ia mengajak bukan saja orang muda tetapi juga masyarakat disini untuk ikut terlibat," jelas Pater dengan penuh harapan.
Editor: Rina Hapsari
