
Aksi Pungli dan Premanisme di Pelabuhan Bakauheni, Polisi Amankan 6 Pelaku
Penulis: Agus M Hakim
TVRINews, Lampung
Sebanyak enam orang terduga preman dan calo diamankan dalam razia yang digelar tim gabungan Polres Lampung Selatan dan TNI di Pelabuhan Bakauheni pada Rabu (21/5) malam.
Razia ini digelar sebagai respons atas viralnya video pungutan liar (pungli) terhadap penumpang kapal yang terjadi beberapa waktu lalu. Tim gabungan menyisir seluruh area pelabuhan, mulai dari kawasan tiket, dermaga, hingga terminal penumpang pejalan kaki.
Dalam razia tersebut, enam orang yang diduga terlibat praktik premanisme dan percaloan berhasil diamankan. Mereka ditangkap saat kedapatan beraktivitas di dalam kawasan pelabuhan dan di pintu masuk.
Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin, menegaskan bahwa razia dilakukan secara besar-besaran untuk memastikan tidak ada lagi praktik premanisme dan pungli di Pelabuhan Bakauheni.
Baca Juga: Inspiratif! Pekerja Giling Padi di NTB Daftarkan Haji Pakai Koin
“Razia besar-besaran ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya preman dan calo di Pelabuhan Bakauheni, terlebih pasca viralnya aksi pungutan liar terhadap penumpang kapal oleh sejumlah orang,” ujarnya.
Sementara itu, dalam kasus pungli yang sebelumnya viral di media sosial, polisi telah mengamankan tiga orang pelaku yang terekam meminta sejumlah uang kepada pengendara mobil agar bisa lebih cepat naik ke kapal.
Editor: Redaktur TVRINews
