
Dukung Subsidi Pupuk Tepat Sasaran, Suatu Bank Gencarkan Sosialisasi Kartu Tani di Sumsel
Penulis: Aan Muzhar
TVRINews, Palembang
Suatu bank nasional terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program Kartu Tani sebagai sarana penyaluran pupuk bersubsidi agar lebih tepat sasaran. Melalui Kantor Wilayah Regional Office 4 Palembang, bank tersebut menggelar sosialisasi Kartu Tani di Palembang pada Kamis, 19 Juni 2025.
Kegiatan ini dilangsungkan di kantor wilayah bank tersebut dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan sektor pertanian, termasuk Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Selatan, perwakilan Kementerian Pertanian secara daring, serta PT Pupuk Indonesia wilayah Sumsel.
Regional Micro Banking Head dari bank tersebut, Anang Subagyo, menyampaikan bahwa sejak diluncurkan pada 2018, program Kartu Tani menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Mei 2025, pihaknya telah mendistribusikan 232.215 Kartu Tani di Sumsel, dengan 224.253 kartu yang tercatat aktif.
“Jumlah transaksi yang tercatat melalui Kartu Tani mencapai 61.682 kali, dengan total nilai transaksi lebih dari Rp51 miliar,” ujar Anang.
Ia menambahkan, pencapaian ini merupakan hasil sinergi antara bank, pemerintah daerah, dinas pertanian, PT Pusri, distributor, serta para pengecer pupuk yang kini juga menjadi mitra dalam sistem transaksi digital.
Sosialisasi kali ini juga difokuskan di Kabupaten Banyuasin yang merupakan salah satu wilayah pertanian terbesar di Sumatera Selatan.
“Kami mendorong semua pihak di lapangan lebih aktif mendorong penggunaan Kartu Tani untuk memastikan subsidi pupuk diterima langsung oleh petani yang berhak,” tambah Anang.
Dijelaskannya, sistem digital pada Kartu Tani menghilangkan proses verifikasi manual yang rumit, sehingga meningkatkan efisiensi dan transparansi.
Kepala Dinas Pertanian Sumsel, Ir. H. R. Bambang Pramono, M.Si, dalam sambutannya mengapresiasi implementasi Kartu Tani yang telah berjalan baik di wilayahnya.
“Kartu Tani sangat memudahkan transaksi tanpa harus membawa banyak dokumen. Sistem ini transparan dan terintegrasi,” kata Bambang.
Ia menambahkan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti setiap masukan di lapangan untuk terus memperbaiki layanan, demi memastikan hak-hak petani terlindungi secara maksimal.
Program Kartu Tani diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan nasional melalui penyaluran subsidi pupuk yang lebih efisien, akuntabel, dan langsung menyasar petani yang berhak menerimanya.
Baca Juga: Yogyakarta Perkuat Upaya Pengendalian HIV, Targetkan Nol Kasus Baru di 2030
Editor: Redaktur TVRINews
