Penulis: Axgeis
TVRINews, Lampung
Akibat cuaca ekstrem ratusan hektare tanaman padi di Kecamatan Palas Lampung Selatan roboh. Kondisi ini menimbulkan dampak serius bagi penghasilan petani dan menjadi ancaman terhadap ketahanan pangan, Selasa, 14 Mei 2024.
Curah hujan tinggi dan angin kencang membuat tanaman padi di Desa Bali Agung Kecamatan Palas Lampung Selatan rusak. sedikitnya 800 hektar lebih batang padi roboh dan dipastikan menimbulkan kerugian besar.
Dipastikan hasil panen petani anjlok. Sebab sebagian bulir padi rontok dan lembab karena jatuh ke tanah. kondisi ini membuat petani harus melakukan panen paksa. sebagian petani yang memiliki modal berupaya menyelamatkan tanaman dengan cara mengikat batang padi agar tetap berdiri.
Baca Juga: DPRD Berikan Piagam Penghargaan Kepada Aiptu Supriyanto
Namun petani harus mengeluarkan upah buruh 2 hingga 3 juta rupiah per hektar. Meski cara ini menelan biaya cukup besar. Namun petani berharap masih dapat memperoleh sisa panen untuk modal tanam mendatang.
Sementara bagi petani dengan modal sedikit hanya membiarkan tanaman padi membusuk disawah.
“Yang namanya padi roboh itu sudah jelas apalagi jika tanah basah. Padi itu akan keluar cambah beberapa hari 5 sampai 7 hari padi itu akan keluar cambah.
Makanya kita berupaya mencari tenaga kerja untuk mengikat padi tersebut biar berdiri. Itu intinya Upaya untuk menyelamatkan padi itu tidak rusak 100 persen” Ajuran Sudiarte Petani Padi
Panen padi roboh sangat berdampak terhadap penurunan produksi panen.
Baca Juga: Petani Cabai Merugi Akibat Cuaca Buruk
Dalam satu hektar sawah yang biasa menghasilkan 8 ton kini maksimal 5 ton. Menurut petani kondisi ini akibat curah hujan tinggi dan angin kencang.
“Karena hujannya berlebihan kelembaban itu termasuk sangat berlebihan air itu sangat besar. Ini mengakibatkan padi padi yang berada di Balai Agung susah tidak normal ada yang padi itu roboh. Yang sudah mulai menguning itu roboh. Akhirnya penghasilan pun sudah mengurangi kita biasanya dapat mungkin 1 Ton 7 kwintal per seperempat sekarang hanya dapat 5 Kuintal “ Ajuran Dewa Aji.
Editor: Redaktur TVRINews
