Penulis: Puji Anugerah Leksono
TVRINews, Probolinggo
Musim kemarau berdampak luas di berbagai daerah di Tanah air. Di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, sejumlah Desa mengalami krisis air bersih. Ribuan Warga sulit mendapatkan air bersih karena sungai yang diandalkan pun kering dan tidak dapat dimanfaatkan.
Untuk mencukupi keperluan air bersih CMK warga harus membeli per 4 jerigen sebesar 4 ribu rupiah. Melihat kondisi ini Pemerintah Daerah setempat menyalurkan bantuan truk tangki air untuk warga setempat.
"Bantuan air bersih dari Pemerintah Daerah dikerahkan 4 armada dengan masing-masing 5 sampai 6 ribu liter, diharapkan pasokan air bersih ini bisa membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dari data terakhir kami terdapat 25 desa dari 14 Kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang mengalami krisis air bersih," Ungkap Petugas BPBD Kabupaten Probolinggo, Yudi Jumadi pada Selasa , 17 Oktober 2023.
Diketahui bahwa lima Desa di Kecamatan Tegal Siwalan yang terdampak kekeringan yakni Desa Bulu Jaran Lor, Bulu Jaran Kidul, Malasan Wetan, Tegal Sono dan Gunung Bekel. Daerah paling parah terdampak kekeringan dialami Desa Bulu Jaran Kidul.
Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan musim kemarau diperkirakan bakal berlangsung hingga akhir Oktober mendatang. Oleh karena itu diimbau kepada warga masyarakat agar lebih menghemat pengeluaran air bersih selama musim kemarau panjang ini.
Baca Juga: Ratusan Hektar Sawah Alami Kekeringan Imbas Kemarau Panjang
Editor: Redaktur TVRINews
