Penulis: Putra Widiarsana
TVRINews, Karangasem
Menyusul penemuan kasus Polio di sejumlah wilayah di Indonesia, Dinas Kesehatan Karangasem menggelar Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio serentak dan massal yang menyasar ribuan anak umur 0 hingga 7 tahun.
Dimulainya pelaksanaan PIN polio di Kabupaten Karangasem ditandai dengan pemberian imunisasi polio kepada siswa paud yang dilakukan Bupati Karangasem I Gede Dana.
PIN polio ini menyasar lebih dari 6.000 anak umur 0 hingga 7 tahun tanpa memandang status imunisasi sebelumnya.
Baca Juga: Era Digital, Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Bali Meningkat
Kegiatan PIN polio dilaksanakan secara gratis di seluruh fasilitas layanan kesehatan, seperti Puskesmas, Puskesmas Pembantu dan Posyandu.
Selain itu, PIN juga akan dilaksanakan di satuan Pendidikan, seperti PAUD, TK/ SD/Sederajat dan juga pos imunisasi lainnya di bawah koordinasi puskesmas setempat.
“Imunisasi ini akan diberikan dua kali, dan manfaatnya adalah anak-anak sebagai generasi penerus dapat terhindar dari penyakit polio yang dapat menimbulkan kelumpuhan total. Para orang tua harus memberikan imunisasi ini kepada anak mereka,” kata Bupati Karangasem, Gede Dana, Selasa, 23 Juli 2024.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem I Gusti Bagus Putra Pertama menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan lebih dari 600 pos pelayanan imunisasi yang tersebar di seluruh faskes di kabupaten Karangasem.
“Kick off sudah dilakukan oleh pak bupati, dilanjutkan vaksinasi disini serta pada 600 pos yang ada. Ditargetkan sasaran imunisasi kepada 61 ribu anak usia 0 sampai 7 tahun mampu tercapai,” ucap Gusti Bagus.
Pelaksanaan PIN polio secara massal dan serentak diharapkan dapat mencapai kekebalan kelompok yang optimal, sehingga dapat mencegah perluasan transmisi virus Polio.
Editor: Redaktur TVRINews
