
Writer: Sunarto
TVRINews, Jember
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis 16 April 2026. Dalam agenda tersebut, juga dilakukan peresmian dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Jombang.
Pengukuhan Satgas percepatan MBG melibatkan Organisasi Perangkat Daerah sebagai upaya mempercepat pelaksanaan program agar menjangkau seluruh penerima manfaat.
“Kabupaten Jember merupakan daerah percontohan, karena unsur perangkat daerahnya dinilai aktif dan cermat dalam menyiapkan data akurat dan menyeluruh sehingga proses penyaluran manfaat program dapat berjalan lebih optimal,“ ujar Dadan, Jumat, 17 April 2026.
Ia juga mengapresiasi langkah Bupati Jember yang turun langsung ke lapangan hingga menemukan tambahan data penerima manfaat mencapai 800.000 orang yang sebelumnya belum tercatat.
"Jadi ini selalu saya contohkan seluruh Indonesia Pak Bupati, makanya saya hadir ke Jember ini," ujarnya.
Dadan menjelaskan, keberadaan satu dapur SPPG berpotensi menciptakan perputaran ekonomi hingga Rp1 miliar per bulan. Dengan target 400 dapur di Jember, total perputaran ekonomi diperkirakan mencapai Rp400 miliar setiap bulan, bahkan melampaui dana desa.
Selain pengukuhan Satgas, Dadan juga meresmikan dapur SPPG Wringinagung yang melayani sejumlah sekolah di wilayah tersebut.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menilai program MBG memberi dampak signifikan terhadap perekonomian daerah melalui penciptaan lapangan kerja dan penurunan angka kemiskinan.
“Di sekolah-sekolah, baik SD maupun SMP, bahkan saat kami siaran langsung, banyak yang bertanya kapan mereka mendapatkan MBG, Program ini diharapkan dapat menjamin tercukupinya kebutuhan gizi generasi penerus dan juga memperkokoh pondasi ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa, “kata Muhammad Fawait.
Ia juga menyoroti dampak program terhadap sektor pertanian, terutama kenaikan harga jeruk dari sekitar Rp4.000 menjadi minimal Rp10.000 per kilogram. Kondisi ini mendorong petani kembali menanam jeruk.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan dapur SPPG di Kecamatan Jombang. Program MBG diharapkan terus berkembang dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Editor: Redaksi TVRINews
