Writer: Sunarto
TVRINews, Jember
Kendati Hari raya idul Adha masih kurang dua pekan lagi namun sejumlah pedagang hewan kurban di Jember jawa Timur mulai ramai. Salah satu pedagang hewan kurban musiman di Kabupaten jember, mulai banjir pesanan, hewan kurban jenis sapi asal Pulau Madura menjadi primadona, selain harganya lebih murah dibanding sapi lokal, sapi madura memiliki daging yang lebih kesat dan sedikit lemak.
Pedagang hewan kurban musiman mulai bermunculan dibeberapa tempat strategis di Kabupaten Jember, salah satunya bursa hewan kurban di pinggir Jalan Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa.
Arba’i Zakaria, penjual hewan kurban mengaku dirinya bersama rekan rekannya sengaja membuka lapak jauh hari agar sapi yang tiba di Kota Malang memiliki waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan.
Dalam sepekan terakhir, puluhan hewan kurban di lapak ini, sedikitnya sudah terjual delapan ekor sapi yang pemesannya berasal dari berbagai kota, baik dari Jember, maupun daerah di sektarnya seperti bondowoso, Situbondo, hingga Banyuwangi.
“ Alhamdulilah rejeki di kandang kami sudah belasan atau mungkin puluhan yang sudah laku , “ kata Arba’i kepada tvrinews.com, Rabu 05 Juni 2024.
Dari berbagai jenis sapi yang ditawarkan, sapi asal Pulau Madura menjadi pilihan favorit para pembeli, selain harga yang lebih ekonomis, sapi madura juga memiliki daging yang lebih kesat.
“Sapi madura ini dikenal lebih enak dagingnya dan kesat. Harganya lebih murah dibandingkan yang lain, “ tambahnya.
Hal senada juga diungkap pembeli sapi kurban , Saifudin . ia mengatakan telah menjadi langganan di tempat ini karena kualitas hewan kurban terutama sapi sangat terjaga.
“Bursa penjualan hewan kurban ini selalu menjadi rujukan para pembeli setiap tahunnya, karena kita bisa menitipkan hewan kurban hingga Hari Raya Idul Adha nanti, “ kata Saifudin.
Sapi Madura menjadi penjualan tertinggi dibanding sapi lokal maupun jenis Limosin, karena Sapi Madura memiliki tulang kecil dan daging yang banyak serta sedikit lemak, sedangkan harganya relatif lebih murah berkisar antara 15 hingga 20 juta rupiah.
Pada momentum Hari Raya Idul Adha para pedagang juga memberikan bonus layanan perawatan serta pemberian pakan gratis, selama hewan dititipkan hingga diantar ke rumah pembeli.
Baca juga: Cegah Korupsi di Daerah, KPK Koordinasi dengan Pemprov Riau untuk Tingkatkan Langkah Pencegahan.
Editor: Redaktur TVRINews
