Writer: Puji Anugerah Leksono
TVRINews, Probolinggo
Kemarau panjang yang berlangsung hingga saat ini menyebabkan sejumlah embung di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur mengering. Akibatnya puluhan desa mengalami krisis air bersih.
Embung Pilang Kerep yang berada di Desa Sumber Kare, Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo biasa dimanfaatkan warga masyarakat sejak tiga bulan terakhir mengalami surut . embung yang berada di kaki Gunung Bromo ini terlihat jelas tepian embung atau tempat penampungan air yang surut dan tanah disekelilingnya mengering dan retak.
Dampak kemarau ini juga menyebabkan lahan pertanian turut terdampak hingga warga tidak lagi bisa bercocok tanam dan mengairi lahan mereka.
"Sudah tiga bulan terakhir ini embung kering, kami biasa menggunakan air embung untuk memandikan ternak sapi, mencuci dan lain sebagainya," ungkap Sumarji, Warga Desa Sumber Kare.
Baca Juga: Jaksa Agung Lantik Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu
"Tanaman pun tidak bisa tumbuh subur karena sulit mendapatkan air," tambahnya
Embung Pilang Kerep merupakan satu diantara 18 embung di Kabupaten Probolinggo yang terdampak musik kemarau panjang. Bahkan sebagian diantaranya sama sekali mengering.
Warga masyarakat di Probolinggo bersyukur karena droping air bersih dari Perusahaan Air setempat masih rutin datang untuk memenuhi kebutuhan akan air warga setempat. Mereka berharap hujan segera tiba sehingga embung bisa kembali berfungsi dan petani dapat beraktivitas mengolah lahan mereka.
Editor: Redaktur TVRINews
