Writer: Hari Sukemi
TVRINews, Mojokerto
Musim kemarau membuat Sungai Brantas di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto surut. Surutnya air sungai dan berudara panas tersebut dimanfaatkan warga untuk munggut ikan mabuk dengan cara ditembak menggunakan anak panah kecil hingga satu orang bisa mendapatkan kiloan berbagai jenis ikan.
Tradisi munggut ikan di Sungai Brantas ini dilakukan puluhan warga dari berbagai desa di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Warga memunggut ikan dengan cara menggunakan alat tembak khusus.
Kegiatan menembak bukan menggunakan peluru pelor melainkan panah kecil yang dikaitkan dengan benang kecil agar saat menembak dan memancing, ikan bisa langsung ditarik ke daratan. Seluruh warga membawa senjata untuk berburu ikan mabuk.
Untuk berburu ikan ini diperlukan penglihatan yang tajam, ketelatenan tinggi dan kesabaran. Pasalnya ikan yang muncul ke permukaan akan masuk ke dalam air jika ada warga di sekitar sungai.
Tradisi munggut ikan hanya terjadi setahun sekali saat kondisi air sungai surut akibat suhu air yang memanas sehingga ikan akan berenang di permukaan air untuk mencari oksigen.
“Alhamdullilah ini dapat banyak, campur-campur ada keting, ini dapat hampir 5 kilo. Ini lagi munggut, ini memang tradisi, ikannya berenang dari bawah ke atas dari subuh tadi banyak ikannya, kalau sekarang (siang) ini ikannya sudah ke dalam lagi.”, ungkap salah seorang pemancing munggut.
Berbagai jenis ikan yang didapatkan mulai ikan mujair, patin, udang, keting dan lain-lain. Tradisi munggut dilakukan warga mulai pagi hingga sore hari.
Rata-rata setiap warga bisa mendapatkan berbagai jenis ikan sebanyak lima kilogram. Selain dimasak sendiri, ikan yang didapat juga akan dibagikan ke warga lainnya. Selama ini tradisi mencari munggut ikan dijadikan warga sebagai sarana hobi saja.
Tradisi munggut biasanya terjadi setahun sekali saat musim kemarau diawali dari hilir Sungai Brantas di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto dan akan berlanjut ke arah hulu di Kecamatan Mojosari hingga Kecamatan Bangsal.
Editor: Redaktur TVRINews
