
Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Pemkab Kupang Siapkan Lahan 10 Hektar
Penulis: Thomy Mirulewan
TVRINews, Kupang
Pemerintah Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur telah menyiapkan lahan seluas 10 hektar yang terletak di Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah untuk dijadikan sebagai sentral Sekolah Rakyat (SR) mulai dari jenjang Pendidikan Sekolah Dasar (SD, Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Kampus perguruan tinggi.
Seluruh desain sekolah Rakyat tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat termasuk anggaran pembangunan untuk seluruh sekolah dan fasilitas penunjang lainnya.
“Kita pemerintah daerah itu hanya menyiapkan lahan minimal 6 hektar tetapi yang kita siapkan disana (lokasi Desa Oelnasi) itu lahan kita ada 10 hektar yang sudah kita ajukan ke pusat untuk menjadi lokasi yang akan dibangun seluruh sekolah rakyat seperti, gedung mulai dari SD, SMP dan SMA termasuk asrama putri dan putra," ujar Bupati Kupang melalui Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kupang Drs. Saryaskus Paulus Liu pada Sabtu, 21 Juni 2025.
Dikatakan, lahan 10 hektar yang disiapkan oleh Pemkab Kupang tersebut telah bersertifikat dan tinggal digunakan sesuai kebutuhan untuk sekolah rakyat.
“Lahan itu bersertifikat dan sebagai salah satu syarat yang dikasih pemerintah pusat itu lahan harus bersertifikat, jadi untuk Kabupaten Kupang sudah sangat siap baik lokasi maupun calon anak didik semuanya sudah siap," katanya.
Secara administrasi lanjut Paul, pemerintah Kabupaten Kupang sudah lengkap dan telah diserahkan ke pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Sosial RI.
“Soal administrasi kita sudah dinyatakan lengkap dan untuk NTT Sekolah rakyat sudah mulai di Kabupaten Kupang dengan lokasi di Sentra Efata, UPT Kementerian Sosial RI di Naibonat," ungkap Paul.
Paul mengatakan, proses pembangunan sekolah rakyat yang berkonsentrasi di Desa Oelnasi itu telah disurvey langsung Balai Sarana dan Prasarana Strategis Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman dan kini dalam proses lay out lokasi.
“Lokasi kita itu sudah di survey oleh Balai Sarana dan Prasarana Strategis Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman dan kini dalam proses lay out lokasi setelah itu baru di kasi RAB untuk kebutuhan berapa Gedung yang di bangun termasuk asrama dan fasilitas belajar siswa, rumah wali murid lapangan olah raga," ucapnya.
Target Pemerintah Kabupaten Kupang untuk Sekolah Rakyat jelas Paul, dapat segera dimulai pekerjaan fisik terutama Gedung sekolah agar dapat digunakan pada tahun ajaran 2026/2027 mendatang.
“Target kita kalau bisa dalam tahun 2025 ini fisiknya sudah jalan terutama gedung sekolah, karena mengejar anak sekolah angkatan pertama yang mulai mengikuti kegiatan belajar mengajar di lokasi Sentra Efata UPT milik Kemensos RI di Naibonat yang akan dimulai pada tanggal 14 Juli mendatang," harap Paul.
Untuk diketahui, program sekolah rakyat salah satu program Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran untuk Nusa Tenggara Timur saat ini tengah dipersiapkan lokasi tahap satu di Sentra Efata, UPT Kemensos RI di Naibonat.
Sedikitnya telah terseleksi 100 orang siswa yang akan mulai mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada 14 Juli mendatang.
Seluruh fasilitas seperti Gedung sekolah, asrama dan fasilitas olahraga termasuk sarana keagamaan tengah dalam proses pengerjaan oleh Kemensos yang sedianya akan rampung pada awal bulan Juli mendatang.
Editor: Redaktur TVRINews
