
Open Call Pembalap, IMI Surabaya Siapkan Atlet Porprov 2027
Penulis: Masrul Fajrin
TVRINews, Surabaya
Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Surabaya resmi membuka program Open Call sebagai ajakan terbuka bagi warga Surabaya yang memiliki minat dan hobi di dunia otomotif, khususnya balap motor. Program ini membuka akses pembinaan balap motor secara resmi, terarah, dan berkelanjutan.
Ketua IMI Kota Surabaya Samsurin mengatakan, Open Call hadir untuk menjawab keterbatasan informasi serta minimnya ruang pembinaan yang selama ini dirasakan oleh pecinta balap motor, terutama generasi muda.
“Open Call ini kami buka seluas-luasnya bagi arek-arek Suroboyo yang punya minat dan bakat balap motor, namun belum tahu harus ke mana menyalurkannya,” ujar Samsurin, Minggu, 4 Januari 2025.
Program Open Call dirancang melalui tiga tahap pembinaan selama 1 tahun 3 bulan sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Tahun 2027 di Surabaya.
Tahap pertama meliputi seleksi umum dan sekolah balap. Tahap kedua berfokus pada pelatihan fisik, pengenalan sirkuit, pendataan pegiat otomotif hasil seleksi, serta pelaksanaan try in dan try out. Tahap ketiga mencakup sparring partner bersama atlet Puslatcab balap motor dengan penerapan sistem promosi dan degradasi.
Peserta terpilih akan mengikuti pendidikan sebagai siswa sekolah calon atlet balap motor. Mereka dibekali teknik serta keterampilan balap motor secara aman dan profesional oleh pembalap berprestasi dan instruktur berpengalaman.
Samsurin menambahkan, Open Call juga menjadi sarana penyelarasan program pembinaan antara IMI Surabaya, profesional balap, dan pemerintah daerah dengan mengedepankan standar operasional prosedur keselamatan.
“Kami ingin pembinaan ini terukur, aman, dan berorientasi prestasi, bukan sekadar menyalurkan hobi,” tegasnya.
Program Open Call terbuka bagi seluruh warga Surabaya yang memenuhi persyaratan dan lolos seleksi. Peserta akan diarahkan ke jenjang pembinaan berkelanjutan agar mampu mengalihkan praktik balap liar ke jalur balap resmi dan berprestasi.
IMI Surabaya juga mengajak pelaku balap liar untuk bergabung dalam pembinaan resmi. Pendataan dilakukan sebagai bagian dari penyusunan basis data pegiat otomotif di Surabaya.
“Basis data ini penting bagi kami untuk menentukan arah pembinaan ke depan, dan juga penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan, apalagi Surabaya memiliki aset sirkuit yang harus dimanfaatkan secara maksimal,” tambah Samsurin.
Program Open Call mendapat dukungan dari berbagai unsur pemerintahan dan olahraga. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan apresiasi karena sejalan dengan kebijakan pembinaan pegiat otomotif dan penanganan balap liar. Dukungan juga disampaikan Ketua KONI Surabaya Arderio Hukum serta Kepala Disporapar Surabaya M. Dayat.
Apresiasi turut datang dari Kepala Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD Kota Surabaya, serta Asisten I Pemkot Surabaya M. Fikser yang juga menjabat sebagai Pembina IMI Kota Surabaya. Program Open Call dinilai mampu menciptakan ekosistem balap motor yang aman, terukur, dan berorientasi prestasi.
IMI Surabaya berharap Open Call memperkuat kontribusi Kota Surabaya dalam ajang balap tingkat nasional hingga internasional serta menjadi wadah pembinaan atlet balap motor masa depan.
Editor: Redaktur TVRINews
