
Penulis: Amran Mustar Ode
TVRINews-Wakatobi
Ayah dan anak berhasil diselamatkan setelah mengalami kerusakan mesin di perairan Karang Kapota.
Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi dua nelayan yang sempat terdampar di perairan Wakatobi, Sulawesi Tenggara, setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami kegagalan mekanis pada Minggu 11 Januari 2026.
Insiden ini menimpa La Biru (50) dan putranya, Soecheang (22). Keduanya merupakan warga Desa Numana, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan.
Peristiwa bermula saat mereka dalam perjalanan kembali dari Karang Kapota menuju Wanci menggunakan perahu jenis longboat.
Namun, di tengah laut, komponen as propeiler mesin kapal mereka patah, menyebabkan kendaraan air tersebut kehilangan kendali dan terombang-ambing selama kurang lebih dua jam.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin, mengonfirmasi bahwa pihaknya segera bergerak cepat setelah menerima laporan darurat melalui Comm Centre pada pukul 09.50 WITA.
"Tim Rescue dari Pos SAR Wakatobi diberangkatkan 15 menit setelah laporan diterima. Lokasi kejadian berjarak sekitar 17,2 mil laut dari titik keberangkatan tim," ujar Amiruddin dikutip Selasa 131 Januari 2026.
Operasi Penyelamatan Cepat
Upaya pencarian membuahkan hasil pada pukul 10.45 WITA. Tim gabungan menemukan posisi koordinat korban dalam kondisi selamat meskipun sempat terpapar cuaca laut selama beberapa jam.
Petugas langsung melakukan prosedur evakuasi terhadap ayah dan anak tersebut ke atas kapal SAR.
Setibanya di Pelabuhan Perikanan Numana, kedua nelayan tersebut langsung diperiksa kondisinya sebelum akhirnya diserahkan kembali kepada pihak keluarga.
"Dengan ditemukannya seluruh korban dalam kondisi sehat, operasi pencarian dan pertolongan secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup," tambah Amiruddin.
Insiden ini kembali menekankan pentingnya pemeriksaan kelaikan mesin kapal bagi para nelayan sebelum melaut, mengingat kondisi perairan yang sulit diprediksi.
Editor: Redaktur TVRINews
