
Kebakaran di OKU Timur
Penulis: fatra metanado
TVRINews, OKU Timur
Duka mendalam menyelimuti warga Desa Rasuan, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur, setelah kebakaran hebat merenggut nyawa empat anak pada Rabu, 1 Oktober 2025 malam.
Keempat korban, yang masih berstatus pelajar, dimakamkan dalam satu liang lahat. Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman, meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 23.30 WIB di rumah milik Sudirman. Saat insiden, rumah hanya dihuni keempat anak korban tanpa pendampingan orang dewasa.
Api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian tengah rumah. Warga sempat berusaha memadamkan, namun kobaran api terlalu besar untuk dikendalikan.
Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Belitang dan Pos Betung diturunkan ke lokasi. Meski demikian, api dengan cepat melahap seluruh bangunan beserta isinya hingga rata dengan tanah.
Kapolsek Madang Suku I, Iptu Dodi, mengatakan pihaknya bersama tim Inafis Polres OKU Timur sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Penyebab sementara masih dalam penanganan, tim Inafis dari Polres sudah datang ke TKP untuk melakukan olah TKP,” ujarnya.
Peristiwa tragis ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya korsleting listrik, sekaligus perlunya pengawasan lebih ketat bagi anak-anak yang tinggal tanpa orang dewasa.
Editor: Redaktur TVRINews
