
Erick Thohir resmi melepas jabatannya sebagai Menteri BUMN
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Erick Thohir resmi melepas jabatannya sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) setelah enam tahun memimpin.
Erick menegaskan bahwa transformasi di BUMN bukanlah pekerjaan jangka pendek, melainkan agenda besar yang harus diteruskan.
“Transformasi korporasi itu penting, tapi yang lebih sulit adalah membangun manusia seutuhnya. Kalian bekerja siang malam untuk perubahan ini, dan itu tidak boleh berhenti,” kata Erick, Jumat, 19 September 2025.
Ia mengingatkan agar jati diri dan semangat perubahan yang telah dibangun tidak hilang. Erick juga menyinggung inisiatif besar pemerintah dengan lahirnya Danantara yang menurutnya akan menjadi motor investasi masa depan.
“Indonesia butuh orang-orang bagus. Kalian harus lebih bagus lagi, karena bangsa ini menaruh harapan pada BUMN,” ujar Erick.
Meski kini mengemban amanah baru sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus tetap menjabat Ketua Umum PSSI, Erick menyebut tantangan berikutnya adalah membangun generasi muda.
Ia menegaskan tugas memajukan 60 juta anak muda dan mempersatukan masyarakat lewat olahraga sama pentingnya dengan transformasi BUMN. Dengan nada rendah hati, Erick pun menyampaikan permohonan maaf.
“Kalau ada kata atau sikap saya yang kurang berkenan, mohon dimaafkan. Semua yang saya lakukan semata-mata untuk bangsa ini,” tutur Erick.
Editor: Redaktur TVRINews
