
Penulis: Harry Saktiono
TVRINews, Lamongan
Lamongan, bermula dari sebuah sendang desa yang berfungsi mengairi sawah dan memenuhi kebutuhan air warganya, sendang sreto, di desa pule, kecamatan modo, kabupaten lamongan, jawa timur, saat ini berubah menjadi destinasi wisata murah meriah tanpa meninggalkan kearifan lokalnya. Meski tidak besar, namun wisata sendang sreto mampu menyumbang Pendapatan Asli Desa (PAD) setiap bulannya.
Wisata sendang sreto menjadi salah satu bagian dari upaya Pemerintah Desa untuk membangun kawasan desa wisata. Keberadaan wisata desa ini menawarkan pengalaman autentik, mengintegrasikan atraksi, akomodasi, dan fasilitas pendukung dengan tata kehidupan masyarakat lokal.
Konsep ini berbasis pada keunikan alam, budaya, dan tradisi, di mana masyarakat berperan aktif sebagai subjek pengelola guna meningkatkan perekonomian desa secara berkelanjutan.
Sehingga tidak salah, jika keberadaan sendang sreto yang dikelola bumdes setempat, mampu menyedot wisatawan domestik. Sehingga mampu menghasilkan pendapatan yang dikelola dari hasil parkir, wahana, restribusi pkl, dan persewaan aula pertemuan.
Dengan menawarkan pemandangan air jernih dari sendang sreto, serta rindangnya pepohonan disekitar lokasi, ditambah pesona puluhan ikan koi yang berenang kesana kemari, pasti membuat betah pengunjung berlama-lama menghabiskan waktunya di sendang sreto.
Kepala Desa Pule, Sutrisno mengatakan, selain menghasilkan Pendapatan Asli Desa, wisata Sendang Sreto mampu membuka lapangan pekerjaan baru bagi warganya.
"Otomatis kita membutuhkan tukang parkir, sedangkan warga lainnya bisa berjualan beragam makanan, sudah pasti ini peluang pekerjaan bagi warga saya. Wisata sendang sreto pengunjungnya datang dari sekitar desa, bahkan ada juga yang datang dari luar daerah lamongan, seperti bojonegoro, dan tuban," ungkap Sutrisno, Sabtu, 25 April 2026.
Namun, sejauh ini pemerintah desa pule terus berbenah. Mereka sadar, jika menambah wahana, sekaligus melengkapi fasilitas lainnya akan berpengaruh terhadap tingkat kunjungan wisatawan.
“Kita masih terus melakukan pembenahan, termasuk rencana menghadirkan petik buah di sekitar lokasi sendang sreto, sehingga selain berwisata air, wisatawan juga bisa memetik buah langsung dari tempatnya". Imbuh sutrisno.
Upaya Pemerintah Desa Pule membangun kawasan wisata desa berbasis sendang desa ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Lamongan. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mendukung upaya wisata Sendang Sreto untuk terus berkembang.
Salah satunya adalah mempromosikan lewat dinas pariwisata setempat untuk memasukkan wisata sendang sreto dalam agenda kunjungan wisata tahunan.
Editor: Redaktur TVRINews
