
Mendikdasmen Resmikan Hasil Revitalisasi Sekolah di Kalimantan Selatan
Penulis: Mubarak
TVRINews- Kota Banjarbaru
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Selatan untuk meresmikan sejumlah bangunan sekolah yang telah selesai direvitalisasi. Peresmian dipusatkan di Kota Banjarbaru, Senin, 12 Januari 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Mendikdasmen meresmikan program revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan yang tersebar di Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin.
Revitalisasi ini meliputi perbaikan ruang kelas, laboratorium, serta fasilitas sanitasi sekolah guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh peserta didik.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa program revitalisasi sekolah merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan mutu layanan pendidikan secara merata di seluruh daerah.

“Anggaran yang dikelola saat ini mencapai Rp16,9 triliun untuk 16.171 kegiatan. Progres pembangunan secara nasional telah melampaui 90 persen, bahkan sebagian sudah selesai 100 persen, termasuk di wilayah Kalimantan Selatan,” ujar Abdul Mu’ti kutip Selasa, 13 Januari 2026
Ia menambahkan, pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan revitalisasi dapat diselesaikan sepenuhnya pada akhir Januari 2026.
Abdul Mu’ti menjelaskan, masih adanya beberapa pekerjaan yang belum rampung disebabkan oleh faktor cuaca dan kondisi geografis.

“Cuaca menjadi kendala di beberapa lokasi, sementara jarak dan akses menuju sekolah di daerah pegunungan juga memerlukan waktu lebih lama dalam distribusi material,” katanya.
Dengan diresmikannya bangunan hasil revitalisasi tersebut, Mendikdasmen berharap pihak sekolah dapat menjaga serta memanfaatkan fasilitas yang tersedia secara optimal demi mendukung kegiatan belajar mengajar.
Sepanjang tahun 2025, tercatat lebih dari 250 satuan pendidikan di Kalimantan Selatan menerima program revitalisasi. Bantuan tersebut mencakup 26 satuan PAUD, 86 SD, 78 SMP, 29 SMA, 25 SMK, serta enam SLB, dengan total nilai anggaran mencapai sekitar Rp232,9 miliar.
Editor: Redaksi TVRINews
