Penulis: Maichel
TVRINews, Sorong
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Barat Daya bersama TNI-Polri, pemuka agama, tokoh adat dan 18 partai politik mendeklarasikan Pemilu Damai Tahun 2024.
Ketua KPU Papua Barat Daya Andarias Daniel Kambu membacakan deklarasi tersebut sambil diikuti seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, TNI/Polri,KPU, Bawaslu, pimpinan partai politik dan seluruh lapisan masyarakat.
Adapun isi dari deklarasi tersebut yakni, satu, siap menjaga keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan Undang-undang dasar 1945.
Dua, siap menyukseskan Pemilu tahun 2024 di wilayah Provinisi Papua Barat Daya yang berintegritas, aman, damai dan demokratis
Tiga, siap tunduk dan patuh terhadap peraturan perundang undangan yang berlaku serta menolak segala bentuk kebencian, berita hoaks.
Baca juga: 2.572 Logistik Pemilu Tiba di KIP Aceh Tengah
Empat, siap mendukung sinergitas dan soliditas TNI-Polri, Pemda, Lembaga Penyelenggara Pemilu, dan seluruh elemen masyarakat yang berlandasaskan nilai bhineka tunggal ika demi tercapainya kondusifitas kamtibmas di Papua Barat Daya.
Usai membacakan deklarasi Pemilu Damai, dilanjutkan dengan penandatanganan petisi oleh Forkompimda dan partai politik peserta Pemilu.
Kapolda Papua Barat Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga mengatakan, penandatanganan deklarasi pemilu damai menjadi janji bersama untuk menjaga pemilu yang damai, tenang dan masyarakat bisa menikmati pesta demokrasi.
"Situasi kamtibmas di Papua Barat dan Papua Barat Daya sesungguhnya sangat kondusif. Sudah kondusif masyarakat menyadari bahwa kondifitas ini harus dipertahankan dan masyarakat bisa melakukan kegiatan dengan tenang,” kata Daniel, dikutip Minggu, 29 Oktober 2023.
Selain itu, Daniel menyampaikan terima kasih kepada semua masyarakat yang sudah menjaga kamtibmas sampai dengan sekarang. Ia juga mengimbau agar situasi ini berjalan hingga pelaksanaan Pemilu tahun 2024.
Editor: Rina Hapsari
