Penulis: Haikal
TVRINews, Pagar Alam
Hujan deras yang mengguyur Kota Pagar Alam menyebabkan tembok penahan jalan di Desa Belumai ambruk. Peristiwa terjadi pada Senin siang 30 Juni 2025, dan sempat mengejutkan warga sekitar.
Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Kota Pagar Alam, Anjas, menjelaskan bahwa tembok yang roboh memiliki ketinggian sekitar empat meter. Selain merusak struktur jalan, longsoran material turut menutup aliran sungai di bawahnya.
"Material longsor menutupi aliran sungai sehingga air nyaris masuk ke permukiman warga di sekitarnya," ujar Anjas.
Salah satu warga, Yosa, menceritakan detik-detik saat kejadian berlangsung.
“Menjelang sore, tiba-tiba terdengar suara keras. Saya kira petir atau gempa, ternyata longsor. Suami saya langsung menghubungi BPBD dan mereka segera datang. Kami juga ikut bergotong royong membersihkan longsoran,” tuturnya.
Yosa mengaku khawatir dengan potensi banjir yang bisa terjadi sewaktu-waktu, apalagi ini merupakan kejadian longsor kedua di lokasi yang sama.
Warga berharap pemerintah segera memperbaiki tembok penahan jalan tersebut untuk mencegah dampak yang lebih besar, terutama saat curah hujan tinggi.
Baca Juga: ASN Palembang Didorong Menanam Sayur dan Beternak Ikan di Rumah
Editor: Redaktur TVRINews
