
Banjir Belum Surut, Warga Bengkuring Bertahan di Rumah dengan Panggung Darurat
Penulis: Dicky Zulkarnain
TVRINews, Samarinda
Ratusan rumah warga di kawasan Bengkuring, Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara, masih terendam banjir hingga Kamis, 15 Mei 2025.
Ketinggian air yang mencapai lebih dari setengah meter memaksa warga beradaptasi dengan membangun panggung darurat di dalam rumah sebagai tempat beristirahat.
Banjir yang terjadi sejak beberapa hari terakhir ini mengganggu aktivitas harian warga. Meski debit air mulai berangsur surut, sebagian besar warga belum bisa menjalankan aktivitas secara normal.
Sebagian besar dari mereka memilih tetap bertahan di rumah, meskipun harus tidur dan beraktivitas di atas dipan atau panggung sederhana yang dibuat untuk menghindari genangan air. Di beberapa titik, ketinggian air bahkan tercatat lebih dari 70 sentimeter.
Baca Juga: Pemprov Kaltim Genjot Swasembada Pangan Lewat PencetakanSawah Baru
“Memang sejak hari ketiga pascabanjir sudah terlihat penurunan debit air, tetapi hingga saat ini masih ada 869 kepala keluarga yang tinggal di 757 rumah terdampak. Aktivitas warga masih sangat terbatas karena rumah-rumah masih tergenang,” ujar Lurah Sempaja Timur, Yuliana, Kamis, 15 Mei 2025
Wilayah Bengkuring dikenal sebagai salah satu kawasan rawan banjir di Kota Samarinda. Warga pun terus berharap agar banjir segera surut agar mereka bisa kembali beraktivitas seperti biasa.
Masyarakat juga berharap pemerintah setempat segera mengambil langkah percepatan penanganan banjir dan menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang terdampak.
Editor: Redaktur TVRINews
