
Penulis: Tio Furqan Pratama
TVRINews, Padang
Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir.
Pada Kamis, 22 Januari 2026, tim medis Polri menyisir delapan titik lokasi bencana untuk memberikan pengobatan gratis guna mengantisipasi penurunan kondisi kesehatan warga.
Berdasarkan laporan Plt. Kabiddokkes Polda Sumbar, AKBP dr. Faisal, sebanyak 86 warga berhasil mendapatkan penanganan medis secara langsung. Langkah "jemput bola" ini merupakan respons cepat Polri terhadap potensi penyebaran penyakit di lokasi pengungsian maupun hunian sementara (huntara).
"Tim mulai bergerak sejak pukul 08.00 WIB. Dari total 86 warga yang kami periksa, keluhan yang paling banyak muncul adalah demam, batuk, flu, dan gatal-gatal. Kami juga menangani warga dengan keluhan asam lambung, diare, sakit gigi, hingga pengecekan hipertensi," ujar AKBP dr. Faisal.
Layanan kesehatan tersebut tersebar di beberapa titik strategis, yakni Posko Gunung Nago 15 orang, Posko Sungai Lareh 13 orang, Huntara Lubuk Buaya 11 orang, Posko Air Dingin 11 orang, Posko Lubuk Minturun 11 orang, Posko Batang Anai 11 orang, Posko Nanggalo 8 orang dan Posko Gurun Laweh 6 orang.
Secara terpisah, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menegaskan bahwa aksi Bakti Kesehatan (Baktikes) ini merupakan bentuk komitmen Polri yang tidak hanya fokus pada aspek pengamanan dan evakuasi, tetapi juga pada sisi kemanusiaan.
“Kami ingin memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan akses kesehatan yang layak tanpa harus menempuh jarak jauh. Kehadiran tim medis dan ketersediaan obat-obatan di posko-posko ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan fisik masyarakat pascabencana,” tutur Kombes Pol Susmelawati.
Hingga saat ini, Polda Sumbar terus menyiagakan personel medis dan bantuan logistik kesehatan mengingat kondisi lingkungan pascabencana yang rentan memicu berbagai penyakit bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Editor: Redaktur TVRINews
