Penulis: Salmon
TVRINews, Kendari
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) mengalokasikan anggaran sebesar Rp77 miliar pada tahun 2026 untuk melanjutkan pembangunan Stadion Lakidende. Meski demikian, pekerjaan fisik stadion belum akan dimulai sebelum proses pembebasan lahan di kawasan tersebut benar-benar rampung.
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, menegaskan kelanjutan pembangunan Stadion Lakidende merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan prestasi olahraga di Sulawesi Tenggara.
"Kelanjutan pembangunan Stadion Lakidende merupakan komitmen pemerintah daerah dalam menunjang peningkatan prestasi olahraga di Sultra," kata Andi Sumangerukka, dikutip Jumat, 6 Februari 2026.
Stadion Lakidende diharapkan menjadi fasilitas olahraga yang representatif, mendukung perkembangan sepak bola daerah, sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Tenggara.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, Tommy Putra Alamsyah, menjelaskan anggaran Rp77 miliar tersebut bersumber dari APBD Sultra.
"Dari total anggaran tersebut, Rp74 miliar dialokasikan untuk lanjutan pembangunan fisik stadion, sementara Rp3 miliar diperuntukkan bagi manajemen konstruksi," jelas Tommy.
Namun demikian, persoalan pembebasan lahan masih menjadi kendala utama yang harus diselesaikan sebelum pembangunan fisik stadion dilanjutkan.
Pembangunan Stadion Lakidende sendiri telah dimulai sejak tahun 2021 dengan anggaran sekitar Rp27 miliar dan kembali dilanjutkan pada tahun 2022 dengan anggaran kurang lebih Rp17 miliar.
Berdasarkan hasil peninjauan dan perhitungan terbaru, total kebutuhan anggaran hingga stadion rampung sepenuhnya diperkirakan mencapai Rp190 miliar atau hampir Rp200 miliar.
Ke depan, Stadion Lakidende direncanakan menjadi stadion modern berstandar FIFA dengan kapasitas sekitar 30 ribu penonton.
Editor: Redaksi TVRINews
