
Penulis: Nabila
TVRINews, Banjarbaru
Puncak peringatan Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru berlangsung meriah di Lapangan Murjani pada Senin, 20 April 2026. Dalam momentum ini, Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, menerima penghargaan atas capaian indeks standar pelayanan minimal (SPM) bidang pendidikan tertinggi di Kalimantan Selatan.
Perayaan dimeriahkan tarian kolosal “Lumbung Kehidupan” yang melibatkan lebih dari 100 talenta seni. Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, bersama sejumlah kepala daerah, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, serta Menteri UMKM Maman Abdurrahman.

Banjarbaru mencatat nilai 88,94 pada kategori tuntas madya SPM pendidikan. Selain itu, Banjarbaru juga menjadi kota pertama di Indonesia yang membentuk kelompok kerja budaya sekolah aman dan nyaman.
Dalam rangkaian acara, pemerintah kota bersama unsur masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan praktisi mendeklarasikan Gerakan Kilau Emas sebagai komitmen pengelolaan sampah melalui pemilahan sejak dari sumbernya.

“Warga Kota Banjarbaru, mari mulai langkah melalui Gerakan Kilau Emas. Masalah sampah bukan hanya kewajiban petugas kebersihan, tetapi tanggung jawab kita bersama sebagai dukungan untuk Gerakan Indonesia Asri dan reformasi pengelolaan sampah,” jelas Lisa Halaby, Senin, 20 April 2026.
Wali Kota menegaskan bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.
Peringatan Hari Jadi ke-27 Banjarbaru juga ditandai dengan tradisi menumbuk purun serta pelepasan 27 burung merpati sebagai simbol perayaan kota.
Editor: Redaksi TVRINews
