
Penulis: Taufik Sako
TVRINews, Gorontalo
Kementerian Agama Provinsi Gorontalo mengimbau calon jemaah umroh asal Gorontalo untuk menjadwalkan ulang keberangkatan ke Tanah Suci Arab Saudi. Imbauan ini disampaikan menyusul konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah saat ini.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, terdapat sejumlah calon jemaah umroh dari Gorontalo yang berencana berangkat ke Arab Saudi sekitar 16 Maret serta setelah Hari Raya Idulfitri.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Mansur Basir mengimbau para calon jemaah untuk melakukan reschedule atau penjadwalan ulang keberangkatan.
"Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi kerugian yang mungkin terjadi akibat situasi yang berkembang," kata Mansur dikutip Jumat, 6 Maret 2026.
Meski demikian, Mansur menegaskan bahwa keputusan akhir tetap bergantung pada kesepakatan antara jemaah dan pihak travel yang menyelenggarakan perjalanan umroh.
Sebelumnya, Mansur juga menyampaikan bahwa pihaknya tidak dapat melarang keberangkatan jemaah umroh karena hal tersebut berkaitan dengan perusahaan travel yang menyediakan layanan perjalanan.
Selain itu, hingga saat ini Pemerintah Arab Saudi juga belum mengeluarkan kebijakan penolakan terhadap jemaah umroh.
Ia memastikan kondisi di Mekkah dan Madinah masih aman. Aktivitas ibadah umroh di kedua kota suci tersebut hingga kini tetap berjalan lancar dengan jemaah yang masih dapat menjalankan ibadah seperti biasa.
Editor: Redaksi TVRINews
