
Edukasi Pola Makan B2SA untuk Cegah Stunting di Desa Kromong
Penulis: Aditya Hariyanto
TVRINews, Jombang
Gerakan penganekaragaman konsumsi pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) terus digaungkan sebagai salah satu strategi penting dalam menciptakan generasi emas yang sehat dan cerdas
Salah satunya melalui kegiatan non-fisik dalam rangka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2025 yang dilaksanakan di Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang.
Dr. Binti, Koordinator Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Puskesmas Keboan, menjadi narasumber utama dalam kegiatan sosialisasi tersebut.
Ia menekankan pentingnya pola makan B2SA yang disesuaikan dengan pedoman “Isi Piringku” sebagai langkah preventif dalam menurunkan prevalensi stunting di masyarakat.
“Isi Piringku ataupun B2SA ini linier dengan tujuan kita bersama untuk membentuk generasi yang sehat dan cerdas, juga sebagai upaya menurunkan prevalensi stunting. Ketika anak tidak mendapatkan nutrisi dan gizi yang cukup, maka hal ini dapat memicu potensi stunting dan menghambat tumbuh kembang mereka,” jelas Dr. Binti.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh para kader dari 45 kelurahan di wilayah Desa Kromong. Dr. Binti berharap melalui kegiatan ini, para kader dapat memahami pentingnya penerapan pola makan bergizi seimbang mulai dari lingkungan keluarga masing-masing, terutama untuk anak di bawah dua tahun (baduta).
“Mulailah dari keluarga sendiri. Biasakan pola makan dengan gizi seimbang untuk mendukung tumbuh kembang baduta. Jangan sampai muncul potensi stunting. Harapannya, para kader TP PKK bisa menjadi kepanjangan tangan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Kromong, Bapak Hermawan, serta Pelda Faridz selaku Koordinator TMMD di Desa Kromong.
Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan penuh terhadap program pencegahan stunting melalui pendekatan edukasi dan perbaikan pola konsumsi masyarakat.
Editor: Redaktur TVRINews
