
Penulis: Arief Masbuchin
TVRINews, Malang
Arus balik Lebaran 2026 di wilayah Malang Raya menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kota Malang yang menjadi jalur penghubung utama antarwilayah turut menjadi faktor tingginya pergerakan kendaraan, baik dari arah tol maupun jalur arteri.
Kondisi ini berbeda dengan prediksi sebelumnya yang memperkirakan adanya penurunan arus mudik dan balik pada tahun ini. Namun, di pintu Tol Singosari, Kabupaten Malang, volume kendaraan justru mengalami kenaikan sejak hari keempat arus balik, Selasa, 24 Maret 2026.
Rata-rata kendaraan yang keluar dari Tol Singosari tercatat mencapai sekitar 800 kendaraan per jam. Meski terjadi lonjakan, arus lalu lintas di kawasan tersebut masih terpantau lancar.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Malang, Iptu Andik Agung, menyebut peningkatan kendaraan terjadi secara bertahap sejak akhir pekan lalu, khususnya yang mengarah ke Kota Batu.
“Peningkatan volume kendaraan rata-rata yang keluar dari Tol Singosari menuju kea rah Kota Batu. Peningkatan volme kendaraan mulai terjadi pada Sabtu pekan lalu dimana tercatat sebanyak 24 ribu 200 kendaraan keluar melalu Tol Singosari, sementara di hari Minggu sebanyak 32 ribu 500 kendaraan dan pada hari Senin kendaraan yang keluar Tol Singosari mencapai 32 ribu 800 kendaraan,“ jelas Iptu Andik Agung
Tak hanya kendaraan keluar, arus kendaraan yang masuk melalui Tol Singosari juga mengalami peningkatan. Pada Minggu, 22 Maret 2026 tercatat sebanyak 29 ribu kendaraan masuk, dan meningkat menjadi 33 ribu kendaraan pada Senin, 23 Maret 2026.
Meski volume kendaraan meningkat, kondisi lalu lintas di pusat kota relatif terkendali. Kepadatan hanya terlihat di beberapa titik, terutama di kawasan pusat perbelanjaan.
“Kalau di tengah kota tidak terlalu padat, kecuali di pusat perbelanjaan,” tambahnya.
Diperkirakan, arus lalu lintas akan kembali normal pada 30 Maret 2026, seiring masih berlangsungnya masa libur Lebaran serta penerapan kebijakan kerja dari rumah bagi sebagian masyarakat.
Editor: Redaksi TVRINews
