
Penulis: Ama Boro Huko
TVRINews, Kupang
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang merilis peringatan dini terkait potensi banjir pesisir (rob) di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Banjir rob merupakan fenomena naiknya permukaan air laut ke daratan pesisir yang dipicu oleh air laut pasang akibat curah hujan yang tinggi.
BMKG memprediksi potensi banjir rob terjadi pada 19 hingga 21 Maret 2026. Prediksi tersebut didasarkan pada data pasang surut air laut, kondisi cuaca, serta kecepatan angin yang dapat memengaruhi dinamika wilayah pesisir.
BMKG juga menganalisa potensi banjir pesisir akibat adanya fenomena Fase Bulan Baru.
Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat pesisir agar mewaspadai adanya potensi fenomena Banjir Rob yang diprediksi berdampak di pesisir Pulau Flores, Alor, Sumba, Sabu-Raijua, Pulau Timor dan Rote.
Editor: Redaktur TVRINews
