Penulis: Andre Alessande
TVRINews, Lampung
Kepolisian Resort Pesisir Barat menemukan tiga titik hotspot atau titik panas yang berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan. Tiga titik itu ditemukan Kepolisian di tiga Kecamatan dengan potensi kebakaran cukup tinggi.
Kepolisian menemukan tiga titik hotspot atau titik panas potensi penyebab kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pesisir Barat.
Wakapolres Pesisir Barat Kompol Rafli Yusuf Nugraha mengatakan “Setelah menemukan titik panas itu pihaknya semakin masif berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” Kepolisian juga terus meningkatkan pemantauan titik panas dan menghimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan yang dapat memicu api di sekitar lahan kering.
Baca Juga: Buruh Longmarch Bandung-Jakarta Tuntut Cabut Omnibus Law Dan Kenaikan Upah
Wakapolres memaparkan bahwa titik panas tersebut berada di Pekon Lemong Kecamatan Pesisir Utara, lalu Pekon Lintik Kecamatan Krui Selatan, serta Pekon Kota Batu Kecamatan Ngaras.
“Saat ini cuaca ekstrem sedang melanda Indonesia akibat adanya fenomena el nino yang menyebabkan kemarau dengan suhu melebihi rata-rata,” ujar Wakapolres Pesisir Barat Kompol Rafli Yusuf Nugraha.
Pesisir Barat pernah mencapai puncak panas setinggi 35 derajat celcius. Untuk itu ia berharap agar seluruh pihak dapat meningkatkan kewaspadaan.
Rafli juga menghimbau agar masyarakat dapat melaporkan titik hotspot kepada pihak Kepolisian ataupun instansi terkait seperti BPBD, Peratin, Damkar dan lainnya agar titik panas tersebut bisa segera ditangani dengan baik.
Baca Juga: Satgas Pamtas RI - Malaysia Berhasil Gagalkan Penyeludupan Sabu Seberat 10 Kg
Editor: Redaktur TVRINews
