
Bahas Kerja Sama, Wakil Perdana Menteri RDTL Bertemu Gubernur dan Pemprov NTT.
Penulis: Thomy Mirulewan
TVRINews-Kupang
Berbagai potensi sumber daya yang dimiliki oleh Provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi salah satu peluang untuk membuka kerja sama dengan Negara Republik Demokratik Timor Leste. Untuk membuka serta mambangun rencana kerja sama antara Timor Barat NTT dengan Timor Leste tersebut, wakil Perdana Menteri Timor Leste melakukan pertemuan dengan pemerintah Provinsi NTT di Kupang.
Pertemuan antara Delegasi Timor Leste yang dipimpin Wakil Perdana Menteri RDTL Eng. Mariano ASSANAMI Sabino itu dipimpin langsung oleh Gubernur NTT Melki Laka Lena dan Wakil gubernur NTT Jhony Asadoma serta dan dihadiri oleh seluruh Kepala Dinas dan Lembaga di lingkungan Pemda NTT.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban di ruang rapat gubernur NTT di Gedung sasando pada Kamis, 10 Juli 2025.
Dalam pertemuan tersebut gubernur NTT menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya yang digelar di Kota Atambua Belu pada beberapa waktu lalu bersama Menteri Perdagangan Timor Leste.
“Ini adalah pertemuan lanjutan kita bersama delegasi Timor Leste yang saat itu dipimpin oleh Menteri Perdagangan di Kupang dan Atambua, sehingga pertemuan ini kita sudah mulai menyusun rencana kerja untuk realisasikan dalam kesepakatan kerja sama nanti antara Timor Leste dan NTT”, ujar Gubernur NTT Melki Laka Lena.
Menurut Gubernur Melki Laka Lena, potensi sumber daya alam dan laut serta pengelolaan Perbatasan di setiap Pintu Lintas Batas Negara (PLBN) juga menjadi salah satu peluang yang akan dibahas dan disepakati dalam kerja sama tersebut.
“Ada rencana pemberlakuan jam di pos lintas batas yang sebelumnya jam 16:00 Wita menjadi jam 17:00 Wita atau 5 sore waktu Timor Leste menjadi jam 17:00 Wita dan jam 18:00 waktu Timor Leste semua ini perlu ada kesepakatan bersama sehingga tidak terjadi persoalan di lapangan nanti”, kata Gubernur Melky.
Gubernur menekankan bahwa, prinsipnya NTT menjadi mitra serius dalam menjalin kerja sama dengan Negara Timor Leste dalam berbagai bidang baik sosial budaya maupun bidang ekonomi.
Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Timor Leste Eng. Mariano ASSANAMI Sabino dalam kesempatan tersebut mengatakan, secara budaya dan kultur sosial, masyarakat Timor Leste adalah saudara yang terpisahkan oleh penjajah pada zaman penjajah, karena itu untuk membangun tanah Timor tidak terlalu sulit mengingat hubungan kedua saudara ini sudah terjadi sejak lahir.
“Kita masyarakat Timor Leste dan NTT itu saudara bukan hanya di Timor saja tetapi sampai di flores, bahkan di Flores Timur itu dulunya adalah satu bagian dari Timor Leste tetapi ditukar oleh Portugis dengan daerah di Timor Leste jad untuk kerjasama kedua pihak antara Timor Leste dan NTT sangat mudah”, kata Mario.
Sebagai langkah konkrit yang akan dilakukan setelah pertemuan kedua belah pihak ini lanjut Wakil Perdana Menteri RDTL Mario, telah disepakati bersama dengan pembentukan tim kecil yang melibatkan semua pihak baik dari Timor Leste dan NTT dan dipastikan dalam waktu dekat sudah ada draf kerja sama antara NTT dan Timor Leste.
“emua akan dituangkan dalam draf yang disusun oleh tim nanti, jadi kalau kita bertemu lagi itu semua sudah siap tinggal disepakati dan dilanjutkan dengan kerja sama”, jelasnya.
Menurut wakil Perdana Menteri RDTL Eng. Mariano ASSANAMI Sabino, banyak potensi yang bisa dilakukan kerja sama dengan NTT untuk selanjutnya dipasarkan oleh para pengusaha Timor Leste ke Negara Eropa dan lainnya.
“Kita memiliki kedekatan dengan sejumlah negara eropa yang tentunya menjadi peluang bagi para pengusaha untuk memasarkan hasil produk dari NTT ke sana melalui Timor Leste dan peluang ini harus bisa dimanfaatkan sehingga tidak menjadi penonton di Negeri sendiri”, tegas Mario.
Baca juga: Marlina Bertolak ke Thailand Ikuti Kejuaraan Tenis Meja
Editor: Redaksi TVRINews
