
.
Penulis: Yuranda
TVRINews, Bangka Barat
Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mengucurkan dana sebesar Rp25 miliar untuk menata kawasan Kota Muntok, Kabupaten Bangka Barat, menjadi Kawasan Klaster Eropa.
Program penataan tersebut akan difokuskan di sejumlah titik strategis, antara lain Lapangan Gelora, Taman Lokomobil, dan Tugu Soekarno-Hatta. Pekerjaan fisik proyek direncanakan dimulai pada tahun 2026 mendatang.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangka Barat, Fachriansyah, menyebut program ini akan memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat, terutama bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selain menjadi wajah baru kota, kawasan ini juga diharapkan menjadi magnet wisata baru di Bangka Barat.
“Masyarakat akan menerima manfaat besar jika pembangunan Klaster Eropa ini terealisasi. Pengembangannya akan dipusatkan di Lapangan Gelora dan Tugu Soekarno yang berada di depan Kantor Bupati. Keduanya akan menjadi satu kesatuan kawasan dengan daya tarik tersendiri. Di tengah keterbatasan APBD, alhamdulillah, ada dukungan dari pemerintah pusat yang direncanakan mulai pada tahun 2026,” ujar Fachriansyah, Kamis, 30 Oktober 2025.
Kawasan yang akan ditata merupakan bagian dari Jaringan Kota Pusaka Muntok, yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya Indonesia. Dalam konsep pengembangan, Tugu Soekarno-Hatta akan dijadikan pusat kegiatan masyarakat, sementara Taman Lokomobil akan dikembangkan sebagai ikon wisata sejarah yang merepresentasikan jejak penambangan timah di daerah tersebut.
Menurut Fachriansyah, pembangunan ini tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing sektor pariwisata sekaligus memperkuat karakter Muntok sebagai kota bersejarah.
“Kami berharap, dengan pembangunan ini, Kota Muntok akan tampil lebih indah, menarik, dan memiliki daya tarik tinggi bagi wisatawan yang berkunjung ke Negeri Sejiran Setason,” ujarnya.
Editor: Redaktur TVRINews
