
Penulis: Masrul Fajrin
TVRINews, Surabaya
Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya menegaskan komitmennya dalam menjaga transparansi layanan, khususnya terkait akurasi tagihan air pelanggan. Sebagai langkah proaktif, masyarakat diimbau untuk memantau pola konsumsi air melalui layanan digital yang tersedia, yakni aplikasi Customer Information System (CIS).
Manajer Tata Usaha dan Humas Perumda Air Minum Surya Sembada, L. Andilun Gatu, menyampaikan bahwa pihaknya terbuka terhadap setiap keluhan pelanggan, termasuk terkait lonjakan tagihan air yang dianggap tidak wajar.
“Kami sangat menghargai setiap masukan dari warga. Jika ada lonjakan tagihan, kami akan melakukan pengecekan secara transparan untuk memastikan kesesuaian antara angka pada meter dengan pemakaian riil di lapangan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kenaikan tagihan air dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kebocoran instalasi pipa di rumah pelanggan yang tidak terdeteksi, maupun peningkatan aktivitas penggunaan air sehari-hari.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Perumda Surya Sembada mendorong pelanggan memanfaatkan aplikasi CIS yang dapat diunduh melalui perangkat ponsel.
“Melalui aplikasi CIS, pelanggan bisa memantau riwayat tagihan air secara berkala. Kami juga menyarankan penggunaan fitur Catat Meter Mandiri, di mana pelanggan dapat mengunggah foto angka meter setiap bulan agar data lebih akurat dan tagihan bisa diprediksi lebih awal,” jelasnya.
Selain itu, pelanggan yang mengalami kendala atau ingin berkonsultasi terkait tagihan air dapat menghubungi layanan resmi yang telah disediakan, seperti call center bebas pulsa dan layanan pesan instan, maupun melalui fitur aduan di aplikasi CIS.
Perumda Air Minum Surya Sembada terus mengembangkan inovasi layanan digital guna memberikan kemudahan, transparansi, serta kenyamanan bagi masyarakat dalam mengakses layanan air bersih di Kota Surabaya.
Editor: Redaktur TVRINews
