
Penulis: Abdullah
TVRINews, Kepulauan Riau
Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, TVRI Stasiun Kepulauan Riau bersinergi dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Riau serta Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan (KP2KH) Provinsi Kepulauan Riau menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM).
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di daerah.
Lokasi kegiatan yang dipusatkan di halaman Gedung LAM Kabupaten Bintan tampak dipadati warga sejak pagi hari. Masyarakat sangat antusias memanfaatkan kesempatan ini untuk berbelanja berbagai kebutuhan pokok yang dijual dengan harga di bawah standar pasar.
Berdasarkan data dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Riau, kegiatan Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan bersama TVRI ini merupakan penutup dari rangkaian agenda serupa yang sebelumnya telah digelar di tujuh kabupaten dan kota di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Riau.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Riau yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia menilai program ini memberikan akses yang sangat baik bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga menjelang Lebaran dengan biaya yang lebih efisien.
“Program ini merupakan inisiatif yang sangat bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya untuk meringankan beban dalam pemenuhan bahan pokok menjelang perayaan Idulfitri karena harga yang ditawarkan jauh lebih terjangkau dibandingkan harga di tingkat pasar reguler,” ujar Dewi, Rabu 11 Maret 2026.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri, Rika Azmi, memastikan bahwa setiap komoditas yang tersedia dalam kegiatan ini telah melalui intervensi harga sehingga lebih kompetitif.
“Pemerintah daerah melakukan intervensi langsung agar berbagai komoditas penting seperti beras, daging ayam, sayur-mayur, hingga minyak goreng bisa dinikmati masyarakat dengan harga yang lebih murah daripada harga normal di pasaran,” jelas Rika.
Pihak penyelenggara meyakini bahwa ketersediaan bahan pangan murah di momen krusial menjelang hari besar keagamaan sangat dinantikan masyarakat, terutama untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga komoditas pangan yang kerap terjadi saat mendekati perayaan Idulfitri.
Editor: Redaksi TVRINews
