Penulis: Heri Setiawan
TVRiNews, Tuban
Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tuban, selama lebih dari empat jam membuat tujuh Kecamatan di Kabupaten setempat diterjang banjir bandang. Selain menggenangi rumah warga, banjir bercampur lumpur ini juga menggenangi akses jalan antar kecamatan dan Desa .
Tujuk Kecamatan tersebut masing-masing adalah Kecamatan Rengel , Kerek/ Montong, Soko, Parengan, Kecamatan Merakurak dan Kecamatan Tuban Kota.
Air bercampur lumpur tiba-tiba menerjang kawasan pedesaan yang ada di bawah perbukitan kapur tuban tersebut. Hujan deras juga menyebabkan air sungai meluap banjir bercampur material lumpur pekat ini membuat warga panik.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban , Sudarmaji mengatakan banjir bandang tahun ini cukup parah hingga nyaris mencapai ketinggian satu meter lebih.
“ Cukup parah terdapat tujuh Kecamatan dilanda banjir bandang , akses jalan lumpuh total antar Desa hingga tidak bisa dilewati. Arus banjir sangat deras, beruntung banjir berangsur surut beberapa jam kemudian setelah hujan reda, “ kata Sudarmaji kepada tvrinews.com
Banjir bandang ini merupakan banjir terparah yang terjadi pada awal musim penghujan tahun ini. Pasca kejadian, warga langsung membersihkan material lumpur yang terbawa banjir.
Sementara pengguna jalan harus ekstra hati-hati saat melintasi jalan yang sebelumnya terendam banjir pasalnya, material lumpur membuat jalan menjadi licin.
Sudarmaji menambahkan banjir ini terjadi akibat hujan lebat yang melanda kawasan perbukitan kapur Tuban . Hilangnya kawasan hutan membuat air dari perbukitan langsung mengalir deras ke kawasan yang lebih rendah.
Belum diketahui secara pasti jumlah rumah dan fasilitas umum yang terendam banjir. Petugas BPBD kini tengah mendatangi sejumlah lokasi terdampak untuk melakukan evakuasi dini dan pendataan serta membantu warga membersihkan sisa-sisa material banjir.
Editor: Redaktur TVRINews
