
Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Semarang
Arus kendaraan pemudik dari arah barat (Jakarta) yang memasuki Kota Semarang melalui Gerbang Tol (GT) Kalikangkung terus mengalami peningkatan signifikan. Tren kenaikan volume kendaraan ini terpantau melonjak tajam sejak Sabtu hingga Senin 16 Maret 2026 pagi.
Berdasarkan data trafik dari Pos Pengamanan (Pospam) GT Kalikangkung, tercatat sebanyak 15.993 unit kendaraan telah memasuki Kota Semarang hingga Minggu pukul 16.00 WIB.

Kepala Pos Pengamanan (Pospam) GT Kalikangkung, AKP Dimas Arief Wicaksono, mengungkapkan bahwa lonjakan trafik terjadi sangat progresif sepanjang hari Minggu. Jika pada pagi hari rata-rata arus kendaraan mencapai 900 unit per jam, angka tersebut terus merangkak naik hingga menyentuh 1.400 hingga 1.900 unit per jam pada sore hari. Bahkan, dalam satu jam terakhir sebelum data dihimpun, arus kendaraan yang masuk sempat menembus angka 2.390 unit.
"Tren ini meningkat jika dibandingkan dengan hari sebelumnya. Pada Sabtu (14/3), rata-rata arus tercatat sekitar 1.500 kendaraan per jam, sedangkan pada Jumat (13/3) masih berada di kisaran 900-1.000 unit per jam," ujar AKP Dimas Arief Wicaksono.
Guna mengantisipasi antrean panjang akibat lonjakan volume tersebut, pihak pengelola GT Kalikangkung telah memaksimalkan kapasitas layanan. Sebanyak 17 gardu tol dioperasikan untuk melayani kendaraan dari arah Jakarta.
"Untuk exit (kendaraan yang masuk ke Semarang), kita operasikan delapan gardu utama dan sembilan gardu tambahan," jelas AKP Dimas.
Sementara itu, untuk arus sebaliknya atau kendaraan yang bergerak dari arah timur menuju Jakarta, tercatat sebanyak 7.527 unit kendaraan hingga Minggu pukul 16.00 WIB. Kepadatan di jalur arah Jakarta ini terpantau stabil dengan rata-rata 400 hingga 800 kendaraan per jam, yang dilayani oleh lima gardu tol.
Pihak kepolisian dan pengelola jalan tol terus melakukan pemantauan ketat guna memastikan kelancaran arus lalu lintas. Masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik diimbau untuk selalu memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi sebelum memasuki gerbang tol guna menghindari penumpukan di gardu transaksi.
Pihak otoritas juga mengingatkan pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan dan mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan di sepanjang jalur Trans Jawa.
Editor: Redaksi TVRINews
