
Penulis: Doni Kumuai
TVRINews, Raja Ampat, Papua Barat
Ajang olahraga internasional AVC Beach Volleyball Tour Raja Ampat 2026 resmi digelar di Pantai Waisai Torang Cinta, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Turnamen ini berlangsung mulai 6 hingga 9 April 2026 dan diikuti oleh sembilan negara. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu.
Sejumlah tim dari berbagai negara telah tiba lebih awal untuk melakukan persiapan menjelang pertandingan. Adapun negara yang berpartisipasi dalam turnamen ini antara lain Jepang, Hong Kong, Selandia Baru, China, Australia, Kazakhstan, Filipina, Thailand, serta tuan rumah Indonesia.
Wakil Ketua Umum Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI), Paulus Waterpauw, yang hadir mewakili Ketua Umum PBVSI, menyampaikan bahwa ajang ini memiliki peran penting tidak hanya dari sisi olahraga, tetapi juga dalam mempromosikan potensi pariwisata daerah.
"Semua mata dunia sekarang melihat potensi luar biasa Raja Ampat. Ini bukan hanya olahraga, tetapi juga bagaimana kita mempromosikan potensi wisata ke dunia internasional," ujar Paulus Waterpauw, dikutip Selasa, 7 April 2026.
Menurutnya, banyak negara memanfaatkan event olahraga sebagai sarana promosi, dan Raja Ampat dinilai memiliki daya tarik kuat untuk menarik perhatian dunia internasional.
"Banyak negara memanfaatkan event olahraga, dan Raja Ampat memiliki daya tarik yang sangat kuat untuk dikenal secara global," ucapnya.
Selain itu, Indonesia juga menargetkan prestasi dalam ajang ini, mengingat voli pantai merupakan salah satu cabang olahraga unggulan yang kerap bersaing di tingkat internasional.
"Melalui event ini diharapkan tim putra dan putri dapat meraih hasil terbaik, sekaligus menjadi ajang untuk bertukar pengalaman dan melihat potensi pemain dari negara lain," tuturnya.
Penyelenggaraan turnamen ini diharapkan tidak hanya meningkatkan prestasi olahraga, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat di Raja Ampat.
Editor: Redaksi TVRINews
