
Keterangan Foto: Indra Gunawan Tokoh Masyarakat Pulau Jemaja
Penulis: M. Ramadan
TVRINews, Anambas
Kabupaten Kepulauan Anambas kini memikul tanggung jawab besar untuk menjaga marwah pariwisatanya di kancah nasional.
Prestasi membanggakan Padang Melang Internasional Folklor Festifal (PMIFF) yang berhasil menembus kalender bergengsi Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, diharapkan tidak hanya menjadi pencapaian sesaat, melainkan standar baku tahunan yang wajib dipertahankan, Jumat, 6 Februari 2026.
Pantai Padang Melang yang terletak di Desa Batu Berapit Kecamatan Jemaja dikenal sebagai salah satu pantai terpanjang di Kepulauan Riau, bukan sekadar objek wisata biasa.
Melalui PMIFF, pantai ini bertransformasi menjadi panggung budaya global yang memadukan konsep folklore cerita rakyat budaya pesisir dengan sentuhan internasional.
Sebagai salah satu dari 110 Acara Unggulan dalam program KEN 2024, PMIFF telah membuktikan diri sebagai instrumen vital dalam mempromosikan pariwisata maritim dan menggerakkan ekonomi lokal secara signifikan.
Festival ini bukan hanya soal panggung tari dan musik Melayu. Di balik kemeriahannya, terdapat perputaran ekonomi yang nyata bagi masyarakat Anambas, menjadi ajang unjuk gigi produk lokal dan kuliner khas Anambas, menarik perhatian wisatawan mancanegara, termasuk komunitas pengguna kapal yacht yang singgah di perairan Anambas, menghidupkan kembali permainan tradisional dan seni pesisir agar tidak lekang oleh zaman.
Dukungan penuh dari Kemenparekraf RI dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Anambas pada pelaksanaan 11-13 Juni 2024 lalu menjadi bukti bahwa Anambas memiliki potensi "emas" yang diakui negara. Namun, mempertahankan posisi di daftar KEN bukanlah perkara mudah. Diperlukan konsistensi, inovasi, dan manajemen event yang semakin profesional setiap tahunnya dari pemerintah daerah.
Pemerintah daerah diminta untuk terus memperkuat narasi budaya Melayu pesisir dan kolaborasi seni antarbangsa agar PMIFF tetap menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan mempertahankan status KEN, pembangunan daerah melalui sektor pariwisata dipastikan akan terus berlanjut dan membawa nama Anambas semakin bersinar di kancah global.
Tokoh Masyarakat Pulau Jemaja Indra Gunawan sangat berharap kepada pemerintah kepulauan Anambas khususnya Dinas Pariwisata Kepulauan Anambas untuk bisa mempertahankan prestasi yang pernah diraih melalui KEN Kemenparekraf RI pada tahun 2024 silam, hal ini merupakan prestasi membanggakan bagi kepulauan Anambas di kancah nasional maupun internasional.
"Kami masyarakat pulau Jemaja sangat berharap agar PMIFF tahun 2026 ini diselenggarakan, mengingat Festival Padang Melang telah menjadi Kalender Tahunan Pemerintah Provinsi Kepri dan telah masuk KEN Kemenparekraf RI, semoga pemerintah daerah bisa segera melakukan komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat, mengingat waktu perhelatan masih cukup panjang yaitu antara bulan Juni atau Juli 2026," ucapnya.
Jika PMIFF tahun ini diselenggarakan seperti tahun-tahun sebelumnya maka potensi UMKM bagi masyarakat dipastikan meningkat, selain itu juga dipastikan bisa memperkenalkan wisata Anambas ke berbagai belahan dunia.
Editor: Redaktur TVRINews
