
Penulis: Ama Boro Huko
TVRINews, Flores Timur
Aktivitas penyeberangan laut antar pulau dan kabupaten di Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, hingga kini masih berjalan normal, meski wilayah tersebut masuk dalam periode prakiraan cuaca ekstrem yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Berdasarkan pantauan TVRI di Pelabuhan Larantuka, Selasa, 20 Januari 2026 kondisi cuaca terlihat mendung dan berawan. Namun, tidak terpantau adanya angin kencang maupun gelombang tinggi yang dapat mengganggu aktivitas pelayaran. Kapal penyeberangan menuju Pulau Adonara dan Solor tetap melayani penumpang yang hilir mudik seperti hari biasa.

Aktivitas pelayaran kapal penumpang PT Pelni juga masih berlangsung normal. Kepala PT Pelni Cabang Larantuka, Yulianto, memastikan seluruh layanan kapal dalam kondisi aman.
"Insyaallah semua atas kehendak Yang Kuasa. Untuk kapal Pelni, semuanya aman. Kemungkinan awal Februari, rute Larantuka–Kupang akan masuk sekitar tanggal 4 Februari, namun jadwal resminya nanti akan kami informasikan kembali," ujar Yulianto, Selasa 20 Januari 2026.
Sementara itu, terkait penyeberangan kapal feri rute Larantuka–Kupang, Supervisor PT ASDP Cabang Larantuka, Zacharias Noya, mengatakan pihaknya masih menunggu informasi resmi dari Kantor ASDP Kupang.
"Kalau dari informasi BMKG memang cuaca ekstrem sampai tanggal 23 Januari. Setelah itu baru kita lihat perkembangan selanjutnya. Kami juga masih menunggu kepastian dari Kupang terkait operasional kapal," jelas Zacharias.
Meski kondisi pelayaran di Larantuka terpantau aman, BMKG mencatat sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Timur saat ini berada pada puncak musim hujan.
Terpantau adanya Bibit Siklon Tropis 97S di utara Benua Australia yang berpotensi berkembang menjadi siklon tropis dan memicu perlambatan angin di wilayah NTT.
Selain itu, penguatan Monsun Asia serta aktifnya gelombang ekuatorial Rossby, Kelvin, dan Madden Julian Oscillation (MJO) turut mendukung potensi hujan sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Peringatan Dini
Waspada potensi hujan dengan intensitas Sedang hingga Sangat Lebat disertai petir/kilat dan angin kencang di Wilayah Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur. Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Lembata, Flores Timur, Alor, Belu, Malaka, TTU, TTS, Kota Kupang, Kab. Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya.
Imbauan:
- 1. Masyarakat dihimbau agar tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak Bencana Hidrometeorologi akibat Cuaca Ekstrem.
- 2. Lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas, terutama perjalanan darat, laut dan udara, serta kegiatan luar ruangan seperti ibadah dan wisata
- 3. Khusus untuk daerah bertopografi curam/bergunung/tebing patut waspada akan potensi Tanah Longsor dan Banjir Bandang pada saat terjadi Hujan Sedang hingga Sangat Lebat yang terjadi dalam durasi yang panjang.
- 4. Waspada potensi Banjir Lahar Hujan disekitar Gunung Berapi Lewotobi Laki-Laki di wilayah Flores Timur.
Editor: Redaktur TVRINews
