
Penulis: Dhian Adhie
TVRINews, Magelang
Duka mendalam menyelimuti Korps Tentara Nasional Indonesia. Prajurit Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di bawah bendera UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon).
Jajaran Kodim 0705/Magelang kini melakukan persiapan intensif untuk menyambut kepulangan jenazah dan menyiapkan upacara pemakaman militer sebagai bentuk penghormatan terakhir. Hingga Selasa malam, suasana duka masih menyelimuti rumah duka almarhum di Magelang, dengan pelayat yang terus berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa. Sertu Muhammad Nur Ichwan diketahui bertugas di bagian Staf Kesehatan RSAD Udayana sejak 2019.
Komandan Kodim 0705/Magelang, Letkol Inf Afrizal Rakhman, menegaskan komitmen penuh jajarannya dalam menyiapkan seluruh prosesi penghormatan terakhir. Ia memastikan seluruh perangkat upacara pemakaman militer telah dipersiapkan sepenuhnya. Jenazah rencananya akan dimakamkan di wilayah Magelang atas permintaan keluarga.
“Sertu Nur Ichwan menjalankan tugas perdamaian di Lebanon dalam misi UNIFIL. Kami fokus pada persiapan prosesi pemakaman militer. Jenazah masih berada di Lebanon menunggu proses evakuasi. Perkiraan kepulangan belum bisa dipastikan karena masih diurus manifest dan kargo. Nantinya, inspektur upacara akan ditunjuk dan seluruh prosesi pemakaman militer telah disiapkan,” ujar Letkol Afrizal, Rabu (1/4/2026).
Sebagai penghargaan tertinggi atas dedikasi dan pengabdiannya, negara memberikan kenaikan pangkat anumerta kepada almarhum menjadi Sersan Kepala (Serka). Kodim 0705/Magelang memastikan semua teknis di lapangan telah rampung, dan upacara tersebut menjadi simbol penghormatan tertinggi bagi patriot yang gugur demi menjaga perdamaian dunia.
Editor: Redaktur TVRINews
