
Penulis: Paino
TVRINews, Lingga
Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, masyarakat Kabupaten Lingga menggelar tradisi Haul Jama’. Yakni, sebuah adat turun-temurun masyarakat Melayu yang dilaksanakan menjelang Ramadan dengan mendoakan para arwah keluarga dan pendahulu yang telah meninggal dunia.
Tradisi Haul Jama’ kali ini digelar masyarakat Desa Berindat, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, pada Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan yang dipusatkan di masjid desa tersebut dihadiri ribuan warga dari berbagai desa di wilayah Singkep Pesisir.
Rangkaian acara diawali dengan doa bersama untuk para arwah dan para pendahulu. Suasana khidmat terlihat saat masyarakat secara bersama-sama memanjatkan doa sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur menjelang Ramadan.
Setelah doa, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama. Hidangan disajikan dalam talam, di mana satu talam dinikmati oleh lima orang. Tradisi makan bersama ini semakin mempererat kebersamaan dan keakraban antarwarga.
Pemuda Desa Berindat, Eddhy Nopriawan, mengatakan tradisi Haul Jama’ bukan sekadar menyambut Ramadan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi.
“Tradisi ini bukan hanya untuk menyambut bulan suci Ramadan, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi dan menjaga kekompakan sesama umat Islam,” ujar Eddhy, kutip Sabtu, 14 Februari 2026.
Ia menambahkan, Haul Jama’ telah menjadi warisan budaya masyarakat Melayu yang terus dilestarikan dari generasi ke generasi.
Tidak hanya di Desa Berindat, tradisi Haul Jama’ juga dilaksanakan di berbagai desa di Kabupaten Lingga sebagai bagian dari kearifan lokal dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
Editor: Redaktur TVRINews
