Penulis: Hari Sukemi
TVRINews, Jombang
Tradisi warga masyarakat di Kabupaten Jombang Jawa Timur dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan adalah tradisi mengarak gunungan apem atau grebek apem.
Tradisi ini rutin dilaksanakan setiap tahun untuk mengucap syukur kepada Allah SWT atas berkah dan diberikan kelancaran dalam menjalan ibadah puasa.
Pj Bupati Jombang bersama warga masyarakat juga turut dalam perayaan arak-arakan gunungan apem dalam acara megengan Ramadhan 1445 Hijriah.
" Kita semua hadir bersama masyarakat Kabupaten Jombang untuk menyambut Puasa Ramadhan. Berkah bulan suci ini diharapkan dapat kita rasakan bersama-sama dan puasa kita diberikan kelancaran oleh Allah SWT, " ungkap PJ Bupati Jombang Sugiat.
Grebeg gunungan tumpeng apem ini juga sebagai ajakan untuk menjalankan ibadah puasa selama Bulan Ramadhan kepada seluruh masyarakat muslim di Kabupaten Jombang.
Tradisi grebeg gunungan apem menjelang puasa ini diawali dengan arak-arakan sebanyak 17 Gunungan Apem dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Jombang, sekolah-sekolah Berbasis Pendidikan Islam serta sejumlah Pondok Pesantren.
Arakan Gunungan tumpeng diawali dari depan Gedung DPRD Jombang menuju Alun-alun setempat. Tidak hanya arakan Gunungan tumpeng apem, warga masyarakat juga dihibur oleh atraksi para santri yang mengikuti pawai.
"Kami sangat terhibur, semua pada berebut apem sebagai berkah dari Allah SWT. Bersyukur karena tidak lama lagi kita sudah melaksanakan ibadah puasa," Kata Ananda Putri, warga Jombang.
17 Gunungan tumpengan apem yang berhenti di alun-alun Kota Jombang, menjadi rebutan bukan hanya orang dewasa namun juga anak-anak. Rebutan kue apem ini terlihat tertib karena tidak dilemparkan dari atas.
Selain gunungan apem, juga tampak arak-arakan gunungan sayur mayur dan buah-buahan hasil kebun pertanian masyarakat setempat. Tradisi ini juga sebagai bagian dari menjalankan perintah agama untuk saling bersedekah.
Editor: Redaktur TVRINews
