
Penulis: Azam Afnan
TVRINews, Jambi
Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi terus berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional terkait realisasi penambahan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), terutama di desa terpencil dan terjauh. SPPG ini menyajikan makanan bergizi gratis bagi generasi muda, balita, serta ibu hamil.
Dari 11 dapur yang ditargetkan dibangun di wilayah terpencil, pada awal Maret ini empat dapur SPPG telah rampung secara fisik. Namun, keempatnya masih menunggu proses operasional sebelum mulai melayani masyarakat.
Sekretaris Daerah Muaro Jambi, Budhi Hartono, mengatakan empat dapur SPPG tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada akhir Maret. Dengan beroperasinya SPPG ini, diharapkan pemenuhan gizi anak-anak di daerah terpencil dapat lebih terjamin.

“Empat dapur SPPG ini akan segera dioperasikan setelah seluruh tahapan administrasi dan kesiapan teknis selesai. Kami berharap layanan ini dapat meningkatkan kualitas gizi masyarakat di wilayah terpencil," ujar Budhi, dikutip Selasa, 3 Maret 2026.
Empat SPPG yang segera beroperasi tersebut berada di Desa Trijaya, Tanjung Baru, Markanding, dan Kemingking Luar. Sementara tujuh SPPG lainnya ditargetkan rampung pada tahun 2026.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini telah memberikan manfaat kepada 37.355 penerima yang terdiri dari siswa sekolah, balita, dan ibu hamil di Kabupaten Muaro Jambi. Saat ini, 15 dapur SPPG telah beroperasi.
Selain memberikan manfaat kesehatan, program ini juga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. Setiap satu dapur SPPG melibatkan sekitar 45 hingga 50 tenaga kerja lokal.
Editor: Redaksi TVRINews
