Penulis: Harry Saktiono
TVRINews, Lamongan
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Keduyung, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, memperkuat ketahanan pangan lokal dengan menjalin kerja sama bersama Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) setempat. Sinergi ini difokuskan pada penyediaan telur ayam sebagai sumber protein untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah ini diambil untuk memangkas rantai distribusi, sekaligus memberdayakan ekonomi desa, sesuai program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Unit usaha ayam petelur milik Bumdes Keduyung saat ini sudah memasuki tahap produksi awal. Dari total 300 ekor ayam, saat ini mampu menghasilkan sekitar 100 butir telur per hari, atau 40 persen dari kapasitas maksimal. Pihak Bumdes optimis produksi akan meningkat hingga 300 butir per hari menjelang akhir Ramadan.
“Ini masih tahap awal, baru bisa menghasilkan sekitar seratus telur per hari. Semoga jumlahnya bisa terus bertambah hingga tiga ratus per hari untuk mendukung ketahanan pangan program MBG Lamongan,” ujar Muhamad Imam Syafi’I, Rabu (25/2/2026).
Kepala SPPG Keduyung, Andre Febrian, menambahkan, penyerapan produk lokal ini juga sesuai amanat petunjuk teknis pengadaan. Selain menjamin kesegaran bahan pangan, kedekatan lokasi memudahkan koordinasi jika terjadi kekurangan stok, terutama saat memasuki bulan puasa.
“SPPG Keduyung tetap berkomitmen menjaga kualitas gizi penerima manfaat dengan menyediakan paket menu kering, seperti susu, roti, dan telur rebus, yang telah disesuaikan dengan rekomendasi ahli gizi,” kata Andre.
Kolaborasi antara SPPG Keduyung dan Bumdes Keduyung diharapkan menjadi percontohan bagi desa-desa lain dalam menciptakan siklus ekonomi mandiri. Selain itu, kerja sama ini diharapkan dapat memastikan kebutuhan program Makan Bergizi Gratis terpenuhi, mendukung terciptanya Generasi Indonesia Emas 2045.
Editor: Redaktur TVRINews
