
Harga Daging Ayam di Surabaya Tembus Rp 40 Ribu per Kilogram
Penulis: Masrul Fajrin
TVRINews, Surabaya
Harga daging ayam potong di sejumlah pasar tradisional Kota Surabaya melonjak tajam dalam sepekan terakhir. Dari pantauan TVRINews di Pasar Tradisional Dukuh Kupang, harga yang sebelumnya berkisar Rp 33.000 per kilogram kini tembus Rp 40.000.
Kenaikan harga disebabkan berkurangnya pasokan dari produsen. Beberapa pedagang bahkan mengaku mengalami kekosongan pasokan dalam beberapa hari.
Puji Rahayu, pedagang daging ayam potong, menjelaskan bahwa mahalnya harga pakan ayam membuat suplai dari peternak menurun. Kondisi ini berimbas pada jumlah dagangan yang terjual.
“Kenaikan sekitar tujuh ribu rupiah per kilogram cukup berat dan pembeli juga mengeluh. Tapi mau gimana lagi karena harga dari produsen juga naik. Pasokan daging ayam potong berkurang dari pemasoknya, Mas,” ujar Puji, Sabtu, 13 September 2025.
Ia menambahkan, omzet penjualannya turut menurun. Jika biasanya ia mampu menjual hingga 70 kilogram per hari, kini hanya sekitar 50 kilogram.
“Berkurang drastis, biasanya saya sehari bisa habis 70 kilogram, sekarang hanya 50 kilogram saja,” tambahnya.
Keluhan juga datang dari pembeli, terutama pelaku usaha kuliner. Suwarti, pemilik warung makan, mengaku kesulitan menyesuaikan harga jual di tengah lonjakan biaya bahan baku.
“Agak berat juga, kenaikan cukup tinggi. Tapi kita tidak bisa menaikkan harga jualan makanan, terpaksa ikut dulu sambil diatur. Semoga harga segera normal kembali,” keluh Suwarti.
Jika kenaikan ini memang disebabkan oleh tingginya harga pakan ayam, masyarakat berharap ada intervensi dari pemerintah untuk menstabilkan pasokan dan harga. Sebaliknya, jika terdapat dugaan permainan harga di tingkat produsen atau distributor pakan, diharapkan segera menjadi perhatian.
Editor: Redaktur TVRINews
