
Penulis: Alfin
TVRINews, Pemalang
Libur Lebaran 2026 yang berlangsung hingga 24 Maret membawa berkah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Peningkatan omzet terjadi secara signifikan pada hari-hari terakhir seiring lonjakan arus balik dan tingginya pembelian oleh-oleh.
Kondisi tersebut terlihat di Alun-alun Kabupaten Pemalang pada Minggu, 29 Maret 2026. Sejak sore hingga malam, kawasan ini dipadati warga. Ramainya pengunjung memberi dampak positif bagi pelaku usaha, khususnya di sektor kuliner.
UMKM di sekitar alun-alun mencatat hasil penjualan yang meningkat pada hari terakhir masa libur. Produk kuliner menjadi salah satu yang paling diminati pengunjung.
Salah satu pelaku usaha yang merasakan peningkatan tersebut adalah Salsabila, perempuan muda asli Pemalang. Ia menjajakan menu buatan sendiri, seperti Sweet for You, quesillo, dan cheese caramel.
"Di sini saya jualan kue puding cheese caramel," kata Salsabila, saat ditemui tim TVRINews, Minggu, 29 Maret 2026.
Ia mulai berjualan sejak bulan puasa. Produk yang ditawarkan ditujukan untuk menu berbuka hingga masa Lebaran.
"Kue ini teksturnya seperti mirip puding, tapi dia ada rasa 'Cheese'nya, jadi lebih creamy, lebih manis, lebih enak," lanjutnya.
Respons masyarakat dinilai sangat baik. Penjualan meningkat pesat, terutama pada awal Ramadan.
"Alhamdulillah. Luar biasa ya. Apalagi pas waktu buka awal puasa itu. Responnya itu sangat rame sekali di sini kak, laris," ucapnya.
Fenomena peningkatan omzet juga terjadi di berbagai daerah lain. Produk oleh-oleh seperti makanan ringan, kuliner khas, serta kerajinan lokal menjadi incaran pemudik. Bahkan, di sejumlah wilayah, pelaku UMKM mampu meraih omzet hingga jutaan rupiah dalam waktu singkat.
Momentum libur Lebaran terbukti memberi dampak positif terhadap perputaran ekonomi daerah. Aktivitas UMKM menjadi salah satu penggerak utama dalam meningkatkan ekonomi masyarakat selama periode tersebut.
Editor: Redaktur TVRINews
