Penulis: Joko Prastio
TVRINews, Jambi
Pekerjaan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Jambi–Rengat hingga kini belum juga dilaksanakan. Meski sempat direncanakan mulai pada tahun 2026, proyek strategis nasional tersebut diperkirakan baru akan memasuki tahap konstruksi pada tahun 2027.
Hingga saat ini, progres pembangunan tol Jambi–Rengat masih belum menunjukkan aktivitas fisik di lapangan. Keterlambatan tersebut disebabkan sejumlah faktor, mulai dari proses perencanaan lanjutan, kesiapan lahan, hingga penyesuaian anggaran serta jadwal pelaksanaan proyek.
Padahal, ruas tol Jambi–Rengat memiliki peran strategis sebagai bagian dari konektivitas Jalan Tol Trans Sumatera. Kehadiran tol ini diharapkan mampu mempercepat arus logistik, menekan biaya transportasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi dan wilayah sekitarnya.
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Jambi, Dedy Hariadi, mengatakan proyek tol Jambi–Rengat tetap menjadi prioritas meski belum masuk tahap konstruksi dalam waktu dekat.
"Proses pekerjaannya masih panjang. Untuk tahun ini belum ada perencanaan konstruksi, dan dimungkinkan baru mulai dibangun pada tahun 2027," ujar Dedy, Jumat 2 Januari 2026.
Ia menjelaskan, saat ini pemerintah masih fokus pada tahap persiapan, termasuk penyelarasan dokumen perencanaan, agar ketika pembangunan dimulai tidak lagi menemui hambatan berarti.
Dengan target pembangunan pada 2027, diharapkan Jalan Tol Jambi–Rengat dapat segera terwujud sebagai upaya memperkuat konektivitas antarprovinsi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera.
Editor: Redaktur TVRINews
