Penulis: Sunarto
TVRINews, Jember
Gelombang Tinggi di pesisir pantai selatan naik hingga masuk ke daratan tempat wisata . Cuaca ekstrem di sepanjang perairan laut Selatan Jawa memicu terjadinya ombak besar disertai gelombang tinggi hingga menyebabkan puluhan warung di sejumlah obyek wisata pantai di Kabupaten Jember rusak diterjang banjir rob.
Kabid Kedaruratan BPBD Jember, Penta Satria mengatakan di Wilayah Pesisir Kecamatan Ambulu memang sedang cuaca buruk dan gelombang tinggi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menghimbau pengunjung maupun pengelola wisata mewaspadai ancaman cuaca ekstrem di sepanjang perairan laut Selatan Jawa.
“Kondisi ini menyebabkan kerusakan terhadap sejumlah warung yang ada di tempat wisata di wilayah pesisir jember , Cuaca ekstrem di perairan laut selatan jawa diprediksi terjadi hingga tanggal 10 Juni mendatang “ kata Penta , Jumat 7 Juni 2024
Ketinggian air laut yang mencapai kurang lebih satu meter ini menerjang puluhan warung, bahkan beberapa warung rusak akibat diterjang ombak yang datang tiba tiba-tiba.
“Tiba-tiba air laut pasang dan menerjang warung-warung di tempat wisata . kerusakan lumayan parah , kami diminta waspada sampai 10 Juni perkiraan air laut pasang , ketinggian air laut yang mencapai kurang lebih satu meter ini menerjang puluhan warung “ tutur Arianto, pemilik warung
Genangan air laut yang masih tinggi dan tak kunjung surut membuat aktivitas para pedagang lumpuh total, mereka hanya bisa pasrah menunggu genangan banjir rob surut.
Banjir rob di Kawasan Pantai Cemara bukan sekali ini terjadi, beberapa bulan sebelumnya banjir juga sempat menerjang obyek wisata yang berada di perairan laut Selatan Jember.
selain himbauan untuk pengunjung dan pengelola wisata pantai, himbauan cuaca ekstrem juga berlaku bagi para nelayan sebagai langkah mengantisipasi terjadinya kecelakaan laut.
Masyarakat agar berhati-hati dan tidak beraktivitas di bibir pantai. Karena seminggu kedepan , cuaca di prediksi masih ekstrim dan gelombang laut masih tinggi.
Editor: Redaktur TVRINews
